FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Rampung 100 Persen, Kartu Tani di Launching Dua Menteri Sekaligus

Advertorial     Dibaca : 932 kali Jurnalis:
Rampung 100 Persen, Kartu Tani di Launching Dua Menteri Sekaligus
Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan), Menteri Pertanian, Andi Arman (tengah) dan Bupati Sumenep, A Busyro Karim (kiri) saat Launching Kartu Tani di di Desa Baraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (6/6/2017). FaktualNews.co/Supanjie/

SUMENEP, FaktualNews.co – Untuk meningkatkan lahan tambah tanam padi, jagung, kedelai di Desa Baraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (6/6/2017). Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Pertanian, Andi Arman Sulaiman melaunching kartu tani.

Dalam sambutannya, Mentri BUMN Rini M Soemarno, menyampaikan bahwa Kartu Tani adalah kartu berisi basis data yang menunjukkan profil petani secara lengkap, mulai dari luas dan lokasi lahan, jadwal panen, penjatahan pupuk, hingga akses pembiayaan perbankan.

“Pada dasarnya kartu tani ini merupakan program kerjasama dengan Menteri Pertanian yang bertujuan untuk mempermudah petani dalam hal menerima bantuan bersubsidi. Selain itu dari Kartu Tani ini juga untuk bagaimana para petani ini bisa mendapatkan pinjaman yaitu Kredit Usaha,” paparnya.

Ia menambahkan, dengan Kartu Tani yang diintegrasikan dengan perbankan ini, petani bisa menarik dana KUR untuk biaya hidup bulanan sehingga tidak harus meminjam dana ke tengkulak atau ke pihak lain dengan bunga yang sangat tinggi.

“Para pemegang Kartu Tani mendapatkan kemudahan karena datanya sudah terekam dengan lengkap, termasuk nantinya saat panen bisa langsung menjual hasil panennya ke Bulog dan dananya itu bisa langsung masuk ke rekening milik petani,” sambung Rini.

Bagi pemerintah, Kartu Tani yang nantinya akan disebar untuk petani di semua komoditas pertanian, bisa menjadi basis data petani yang akurat dan terintegrasi.

Pemerintah mengetahui secara detil luas lahan pertanian, waktu panen, kinerja petani, dan berbagai hal teknis lainnya. Hal ini akan memudahkan pemerintah untuk menyusun program kebijakan, subsidi, dan bantuan yang lebih tepat sasaran.

Sementara, Bupati Sumenep, A Busyro Karim menyampaikan, dari penduduk 1,100 juta jiwa lebih di Sumenep, 60 persen jumlah penduduk berprofesi sebagai petani, dengan 40 persen lahan pertanian.

Berdasarkan data, 96.098 kelompok tani di bumi Sumekar ini sudah memiliki kartu tani. Untuk itu, mulai tahun ini pihaknya mengaku sudah siap menerima program baru.

“Sumenep melakukan pembelian dan penebusan pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani. agar lebih tepat sasaran,”

Kelompok tani di Sumenep sudah luar biasa, berfikir keras untuk memajukan pertanian di Indonesia.

“Saat ini, sudah 100 persen rampung, dan ini hadiah istimewa kedatangan dua menteri dari para petani di Sumenep,” ujarnya.

Ditemui usai launching, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep, Bambang Heriyanto mengatakan, petani yang dalam hal ini poktan sudah bisa mengambil Kartu Tani tersebut pada musim tahun 2017 ini.

“Kami pastikan bulan Oktober Kartu Tani sudah bisa di ambil,” katanya.

Sementara, bantuan yang turut diberikan pada kesempatan launching itu yakni 66 Handtraktor, 55 Pompa Air, 3 Konpesha Poster, Hands Prayer 73.

“Hal itu kami berikan agar para petani tidak lagi sibuk mencari peralatan, akan tetapi fokus melakukan budidaya tanam,” terangnya.

Ia berharap, Kartu Tani ini berinovasi tepat sasaran dan mengutamakan pupuk bersubsidi, agar para petani nantinya mendapatkan jatah pupuk bersubsidi sesuai dengan yang sudah ditetapkan.

“Jadi para petani harus bergabung dengan kelompok tani agar segera tercover,” tutupnya. (jie/rep)

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...