FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tiga Kementerian Ini Wajib Pantau Harga Sembako Setiap Hari Selama Ramadan

Ekonomi     Dibaca : 754 kali Jurnalis:
Tiga Kementerian Ini Wajib Pantau Harga Sembako Setiap Hari Selama Ramadan
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (tengah), Menteri BUMN Rini Soemarno (dua kiri), dan Bupati Sumenep, A Busyro Karim (kiri) saat Launching Kartu Tani di di Desa Baraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (6/6/2017). FaktualNews.co/Supanjie/

SUMENEP, FaktualNews.co – Untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran 2017, tiga kementerian diminta rutin memantau harga di pasar setiap harinya.

Hal itu disampaikan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat menghadiri Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi, jagung, kedelai, dan launching kartu tani untuk percepatan swasembada pangan di Desa Baraji, Kecamatan Gapura.

“Presiden meminta kami untuk terus memantau harga sembako di pasar setiap hari, bukan lagi berkala setiap seminggu sekali,” jelasnya kepada media.

Menurut Amran, sesuai instruksi Presiden, pemantauan harga itu dilakukan oleh tiga kementerian, yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian BUMN.

Ia memaparkan, untuk pemantauan harga kebutuhan pokok di pasaran, pihaknya dibantu personel satuan tugas (satgas) pangan di masing-masing daerah.

“Dengan pantauan rutin setiap hari itu, memudahkan kami untuk mengetahui pergerakan harga dan stok komoditas lebih awal,” kata dia.

Sejauh ini, lanjut Amran, dari hasil pantauan rutin, tidak ada lonjakan harga yang berarti. Bahkan stok kebutuhan pokok juga relatif aman. “Ini kondisi paling kondusif. Harga stabil, stok kebutuhan pokok untuk masyarakat juga aman,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian sekaligus menyerahkan bantuan kepada perwakilan kelompok tani, penyerahan kartu tani secara simbolis, serta penyerahan KUR secara simbolis.

Selain itu, Menteri Pertanian juga menyempatkan melihat produk olahan unggulan hasil pertanian, dan melihat langsung simulasi penarikan dana melalui kartu tani dan KUR. (jie/rep)

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...