FaktualNews.co

Wabup Jombang Dorong Santri Produktif di Dunia Perfilman

Pendidikan     Dibaca : 1366 kali Penulis:
Wabup Jombang Dorong Santri Produktif di Dunia Perfilman
Wakil Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. FaktualNews.co/ Syamsul Arifin

JOMBANG, FaktualNews.co – Wakil Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyatakan, Kabupaten Jombang yang selama ini dikenal sebagai Kota Santri tak hanya ditandai dengan persebaran pesantren besar, namun juga harus didorong dengan ide-ide produktif santri dalam menghadapi perkembangan zaman, termasuk di dunia perfilman.

Hal ini dikatakan Putri KH Wahab Chasbullah itu saat membuka kegiatan Kelas Film Ramadan (KFR) ke-5 di ruang pertemuan Rumah Makan Henny Jalan Gatot Subroto Jombang, Senin (6/6/2017). Kegiatan ini dipelopori Sukarmadju dan bekerjasama dengan Lesbumi serta Pengurus Cabang LP Maarif NU Jombang.

“Kota Santri bukan karena adanya banyak pesantren di Jombang, tapi harus didorong dengan kreatifitas-kreatifitas santri, termasuk pada perfilman,” ujarnya.

Munjidah Wahab berharap pada kegiatan ini peserta sungguh-sungguh mengikuti hingga selesai. Rencananya, acara akan berlangsung sampai pada tanggal 11 Juni 2017 mendatang.

Dalam rentan waktu itu, kata Wabup, setidaknya para peserta dengan didampingi para pegiat perfilman sudah mampu mengkonsep sebuah film khas Jombang sebagai Kota santri. “Saya berharap pada kegiatan ini, sampai bisa membuat film santri yang sebagai wujud Jombang Kota Santri,” ujar Ketua Muslimat NU Jombang ini.

Para santri, lanjut dia, di beberapa daerah lain sudah melakukan upaya-upaya serius untuk mewadahi kemampuan atau bakat-bakat santri. Dan dalam momen-momen tertentu bakat tersebut ditampilkan di depan khalayak guna mempromusikannya. “Anak-anak di pondok pesantren di daerah lain sudah mulai mengembangkan bakat-bakat mereka,” imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua PCNU Jombang Didin Sholahudin mengatakan, saat ini dunia perfilman masih sedikit diminati oleh kebanyakan santri. Perfilman khususnya di tanah air mayoritas masih banyak digeluti oleh pihak-pihak yang memiliki pemahaman tentang keislaman yang belum sempurna.

Karenanya, momen ini dianggap tepat untuk para santri dalam mencurahkan ide-ide kreatifnya untuk menyebarkan ajaran-ajarab Islam yang rahmatan lil alamin.

“Sekarang ini banyak film provokatif menebarkan kebencian terhadap sesama, ini momen yang tepat dan sangat inspiratif. Semoga dalam kegiatan ini bisa menebarkan Islam yang toleran Islam yang rahmatan lil alamin,” jelas dia saat memberikan sambutannya. (Mjb2/Msi)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i