FaktualNews.co

Warga Kendalsari Gelar Demo di Lokasi Pembangunan Jalan Tol

Peristiwa     Dibaca : 1454 kali Penulis:
Warga Kendalsari Gelar Demo di Lokasi Pembangunan Jalan Tol
Warga Kendalsari Sumobito menggelar demo di lokasi pembangunan jalan tol. FaktualNews.co/Syarif A Rahman

JOMBANG, FaktualNews.co – Puluhan warga Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa di lokasi pembangunan tol Mojokerto-Kertosono, Selasa (6/6/17).

Penyebab demo yang berlangsung kali ini, sebab masyarakat menilai dialog dan jalan keluar yang ditawarkan pemerintah selama ini tidak jelas dan belum ada titik terang.

“Kami tidak menghalangi program pemerintah Jokowi membangun jalan tol, kami hanya menuntut tanah hasil iuran warga untuk jalan penghubung ini diberikan kejelasan,” ujar koordinator aksi, Nur Husain.

Husain menambahkan, tuntutan warga, diantaranya adalah agar jalan penghubung yang dibeli dengan hasil iuran warga tolong dilakukan secara benar. “Tolong dilakukan secara benar. Pembebasan tanah sebelah selatan tol belum selesai,” katanya.

“Terowongannya memang sudah dibangun, tapi kelihatan muspro. Sebab tembusan terowongan sebelah selatan itu buntu. Tanahnya belum dibebaskan dan sertifikatnya milik pribadi sehingga belum bisa dilalui,” tambah Husain.

Tuntutan dari warga, tambah Husain, adalah agar kompensasi dari rumah retak dan debu jangan hanya diberikan janji belaka tanpa ada bukti nyata.

Sementara itu, Kepala Desa Kendalsari, Mulyadi mengatakan, jika usulan warga terkait jalan tembusan yang minta beberapa waktu lalu sudah dibuatkan surat resmi sejak 1 Juni 2017 dan sudah dikirim ke Bupati tinggal menunggu jawabannya.

“Pihak desa sudah menjembatani keperluan masyarakat ke pihak pemerintah. Khusus Desa Kendalsari ini ada empat jalan penghubung yang dibuat oleh pemerintah,” jelasnya.

Mulyadi juga meminta warga bersabar menunggu balasan surat dan meminta warga membubarkan diri dengan damai serta tertib. Perangkat desa, Polri, TNI dan semua elemen terkait sudah komitmen menyelesaikan masalah ini.

“Saya berharap warga sabar dulu menunggu balasan dari pemerintah dan monggo membubarkan diri kasian ibu-ibu dan anak-anak kepanasan,” pungkasnya.

Aksi masa berjalan berjam-jam ditengah tol, unjuk rasa sempat tegang saat warga mulai panas dan Kepala Desa Kendalsari tidak kunjungan datang.

Massa aksi yang mayoritas terdiri ibu-ibu dan anak-anak tersebut sempat menghadang lalu-lintas truk pengangkut material.

Setelah dialog yang dipimpin Kapolsek Sumobito, AKP Muhammad Agus, Kepala Desa Kendalsari dan Kabagops, Kompol Kusen Hidayat ahirnya warga membubarkan diri sekitar pukul 11.30 WIB. (MJB1/Msi).

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...