FaktualNews.co

Berkunjung Ke Mojokerto, Sandiaga Diberondong Permintaan Tanda Tangan dan Selfie

Gaya Hidup     Dibaca : 1307 kali Penulis:
Berkunjung Ke Mojokerto, Sandiaga Diberondong Permintaan Tanda Tangan dan Selfie
Sandiaga Uno melayani permintaan tanda tangan dan foto selfie. (FaktualNews/Khilmi S Jane)

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Kedatangan Sandiago Salahudin Uno ke Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur membuat Wakil Gubernur terpilih di DKI Jakarta ini bak artis.

Selain disambut dengan lantunan solawat, Sandiaga Uno juga diberondong para santriwati yang ingin foto selfie dan meminta tanda tangan. “Orangnya ganteng dan sangat menginspirasi,” ujar Rahma, santriwati Ponpes Amanatul Ummah kepada FaktualNews.co, Sabtu, (10/6/2017).

Permintaan tanda tangan dan foto selfie itu terjadi saat Sandi hendak meninggalkan Ponpes Amanatul Ummah untuk melanjutkan perjalan ke Ponpes Tebuireng yang ada di Kabupaten Jombang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kedatangan Sandiaga ke Ponpes Amanatul Ummah adalah untuk melakukan kunjungan sekaligus menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional dengan tema “Kiat-kiat Menjadi Konglomerat Besar yang Dermawan”.

Dalam acara tersebut, Sandiaga menceritakan pengalamannya selama mejadi seorang wirausahawan. Sandiaga yang memulai jadi pengusaha setelah sempat lama menjadi seorang pengangguran akibat perusahaan yang memperkerjakannya bangkrut sekira tahun 1997 silam.

Setelah sempat lama menjadi pengangguran, bersama rekannya, Sandiaga mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan. Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain.

Pada tahun 2009, ia tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes. Tahun 2011, Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Ia menduduki peringkat ke-37 dengan total kekayaan US$ 660 juta.

Sandiaga berharap, kedepannya nanti akan bermunculan para pengusaha yang lahir dari pesantren. “Kita dorong para santri ini untuk belajar berwirausaha. Ini karena kondisi ekonomi Indonesia saat ini mulai menurun,” beber Sandiaga.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i