BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Nilai Trump Salah, Korut Siap Jatuhkan Misil di New York

Internasional   Dibaca : 337 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Nilai Trump Salah, Korut Siap Jatuhkan Misil di New York
Rudal Balistik KN-08

PYONGYANG, FaktualNews.co – Korea Utara mengindikasikan telah memiliki kemampuan menghantam New York dengan menggunakan misil jarak jauh.

Sebuah artikel harian milik pemerintah Korea Utara Rodong Shinmun pekan lalu menyebut Amerika Serikat telah meremehkan kemapuan negeri itu dalam mengembangkan misil balistik antarbenua (ICBM).

“(Presiden) Trump awal tahun ini mengatakan DPRK ( Korea Utara) tak akan mampu membuat senjata nuklir yang bisa menghantam wilayah AS,” demikian Rodong Shinmun.

Baca Juga:  Perempuan Ini Raup Rp 46,5 Triliun dari Gelar Pernikahan Palsu

“AS merasa tak nyaman karena hal ini sangat mungkin terbukti. Serangkaian uji coba senjata strategis yang dilakukan DPRK dengan jelas menunjukkan tak lama lagi kami memiliki ICBM,” masih Rodong Shinmun.

Korea Utara, lanjut harian itu, berjarak 10.400 kilometer dari New York.

“Namun itu bukan sebuah jarak yang jauh untuk sebuah serangan di masa kini,” Rodong Shinmun menegaskan.

Baca Juga:  Ancam hentikan Konferensi Pers, Hubungan Trump dengan Media Makin Buruk

Pada Januari lalu, Presiden Donald Trump, lewat akun Twitter-nya, mengatakan, tak akan mungkin membangun ICBM.

“Korea Utara mengatakan tengah mencapai tahap final pembangunan senjata nuklir yang mampu mencapai Amerika. Itu tak akan terjadi!” ujar Trump.

Negeri itu kemudian merespon pernyataan Trump dengan mengatakan, mereka bisa melakukan uji coba senjata kapanpun jika diinginkan Kim Jong Un.

Baca Juga:  Kelaparan, Perwira Tinggi Militer Korut Perintahkan Jarah Jagung Petani

Bulan lalu, kepala dinas intelijen militer AS Letnan Jenderal Vincent Stewart pernah mengatakan, nampaknya Korea Utara akan segera memiliki senjata nuklir yang bisa menghantam Amerika Serikat.

Akhir bulan lalu, Korea Utara merilis foto sebuah misil sejenis Scud yang diluncurkan dan jatuh di wilayah barat perairan Jepang.

Editor
Sumber
Independent,
KOMENTAR