FaktualNews.co

Mudik Lebaran, Dinkes Jatim Siagakan 239 Posko dan 925 Faskes

Kesehatan     Dibaca : 799 kali Penulis:
Mudik Lebaran, Dinkes Jatim Siagakan 239 Posko dan 925 Faskes
Foto : Ilustrasi

SURABAYA, FaktualNews.co – Sebanyak 239 Posko Kesehatan dan 925 Fasilitas Kesehatan (Faskes) disiagakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur di sepanjang jalur mudik lebaran di 38 daerah kabupaten/kota.

Posko dan Faskes ini akan disiagakan selama 24 jam berturut-turut. Itu dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri di Jawa Timur.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Setiap posko, akan disediakan 4 orang tenaga medis diantaranya 1 dokter, 2 perawat dan 1 petugas ambulance. Untuk pelayanannya full selama 24 jam,” ungkap Kepala Dinkes Jatim, dr Kohar Hari Santoso, Minggu (18/6/2017).

Kohar menuturkan, dengan disiagakannya ratusan posko dan faskes tersebut, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal mungkin. Selain itu, para pemudik juga tidak akan dipungut biaya untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan ini.

“Kami himbau kepada pemudik, jika sudah lelah silahkan beristirahat dan melakukan pemeriksaan di posko. Ingat keselamatan adalah faktor utama,” tuturnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah memberikan Surat Edaran SE kepada rumah sakit dan Puskesmas yang berada di jalur rawan pemudik untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap para pemudik. Biasanya, jumlah pasien akan meningkat saat mudik lebaran seperti ini.

“Jadi jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di jalur rawan, maka rumah sakit dan Puskesmas terdekat akan segera menangganinya,” terang Kohar.

Sementara untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan Dinkes Jatim akan melakukan pemeriksaan terhadap para pemudik dan sopir angkutan. Untuk pelaksanaanya akan dibagi beberapa hari mulai tanggal 21-23 Juni 2017.

“Kami akan memilih di aerea terminal di Kota Surabaya, Malang dan Sidoarjo, karena kota tersebut dipilih karena mayoritas sopir akan juga melayani para penumpang yang akan mudik. Untuk bisa melayani para pemudik, kesehatan para sopir juga harus terjaga,” pungkasnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...