FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Ini Jawaban Kapolres Soal Isu Keberadaan ISIS di Jember

Nasional     Dibaca : 843 kali Jurnalis:
Ini Jawaban Kapolres Soal Isu Keberadaan ISIS di Jember
Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo.

JEMBER, FaktualNews.co – Kapolres Jember, Jawa Timur AKBP Kusworo Wibowo mengklarifikasi munculnya pemberitaan mengenai keberadaan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di daerah tersebut.

“Saya dapat berita dari WhatsApp. Saya pelajari beritanya. Alhamdulillah, saya kenal baik dengan Brigjen Hamli. Begitu saya baca berita itu, saya langsung telepon yang bersangkutan, dan mohon penjelasan soal berita itu,” kata Kusworo.

Menurut Kusworo, dari hasil konfirmasi yang dilakukan pihaknya, Brigjen Hamli ternyata tidak menyinggung keberadaa ISIS, melainkan JAD (Jamaah Ansharut Daulah). Dimana, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. “Entah kenapa wartawan yang memberitakan menyebutkan ISIS,” imbuhnya.

Namun, Kusworo menambahkan, itu bukan berarti antisipasi terhadap radikalisme menurun. Pihaknya tetap berupaya utuk menekan dan mempersempit gerak langkah penyebaran faham radikalisem di wilayah Jember. “Karena paham radikal sudah melakukan pembenaran-pembenaran terhadap kegiatan-kegiatan yang merugikan orang lain,” katanya.

Brigjen Hamli setuju untuk berkunjung ke Jember. “Kami sepakat pada 6 Juli 2017 beliau akan datang,” kata Kusworo. Hamli akan bertemu dengan seluruh pengurus pondok pesantren, rektor, dan organisasi masyarakat di Jember.

Sebelumnya dalam sebuah pemberitaan yang mengutip Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Hamli dalam bedah buku Bi’dah Ideologi ISIS beberapa waktu lalu. Ada 16 daerah di Jatim yang terindikasi disusupi paham radikal, yakni Trenggalek, lumajang, Surabaya, Lamongan, Blitar, Jember, Probolinggo, Jombang, Madura, Malang, Tulungagung, Banyuwangi, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...