Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 1
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 2
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 3
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Astagfirullah, Bayi Nahas Ini Dilempar Dari Jembatan Setinggi 10 Meter

Peristiwa     Dibaca : 691 kali Jurnalis:
Astagfirullah, Bayi Nahas Ini Dilempar Dari Jembatan Setinggi 10 Meter
Warga berusaha menutupi jasad bayi yang dilempar dari atas jembatan setinggi 10 meter di Banyuwangi.FaktualNews/Sandi S

BANYUWANGI, FaktualNews.co – Peristiwa memilukan terjadi di Dusun Krajan Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sesosok mayat bayi ditemukan warga di sasak (jembatan) Bomo, desa setempat dalam kondisi mengenaskan.

Diduga, bayi malang itu dibuang oleh orang yang mengasuhnya dari atas jembatan dengan ketinggian 10 meter lebih. Kondisi bayi sungguh mengenaskan, sekujur tubuhnya masih terlihat penuh luka. Bahkan, sisa ceceran darah masih terlihat basah. Saat ditemukan, posisi bayi tertelungkup dengan badan miring ke kiri.

Di samping mayat bayi yang diperkirakan masih berusia beberapa hari ini terdapat serpihan kain pembungkus, berupa celana pendek, dan kain yang diduga milik ibu bayi. Sekitar pukul 12.30 WIB, warga yang mengetahui kejadian ini sontak geger. Mereka mendatangi pusat ditemukannya bayi hingga membuat lalu lintas jalan utama Jember – Banyuwangi itu tersendat.

Beberapa warga, juga terlihat berinisiatif untuk menutupi tubuh bayi dengan daun pisang. “Belum tahu siapa yang membuang. Saya tadi lihat tapi gak jelas jenis kelaminnya. Padahal sejak pagi di sini gak rame, gak ada yang tahu,” ungkap Ali, salah seorang di lokasi kejadian, Jumat (23/6/2017).

Hingga kini, banyak warga yang berusaha mencari siapa pelaku pembuang bayi tak berdosa itu. Mereka mayoritas mengecam keji atas perilaku tega yang dilakukan oleh pelaku. Setengah jam dari lokais kejadian, belum ada tanda-tanda petugas polisi yang datang. Hanya saja, ada seorang anggota Koramil setempat sempat melihat kondisi bayi yang berada tepat di atas aliran air itu.

Editor
Saiful Arief