FaktualNews.co

Penjual Kulit Ketupat Menjamur di Pamekasan

Ekonomi     Dibaca : 1541 kali Penulis:
Penjual Kulit Ketupat Menjamur di Pamekasan
Penjual kulit ketupat Lebaran. (Istimewa/Internet)

PAMEKASAN, FaktualNews.co – Menjelang perayaan lebaran ketupat atau tradisi kupatan yang dirayakan seminggu setelah Lebaran Idul Fitri, pedagang kulit ketupat mulai ‘membanjiri’ pasar tradisional di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (30/6/2017).

Salah satu penjual ketupat, Samini, mengatakan ia menjual ketupat per sepuluh biji Rp 5 ribu untuk ukuran besar, sedangkan ukuran kecil ia jual Rp 4 ribu per 10 biji. “Harga ini tetap seperti tahun lalu,” ujarnya disela-sela berjualan di pasar tradisional Kangenan.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Selain menjual ketupat, Susmiati juga menjual bahan dasarnya alias janurnya, seharga 15 ribu rupiah per bandel.

Sementara itu, salah satu pembeli Hamidah, menuturkan lebaran ketupat merupakan tradisi khas di Madura, “Kalau telasan topak (lebaran ketupat) seperti memang sudah tradisi keluarga untuk menghidangkan makanan ketupat dengan Adun (masakan khas Madura sejenis opor ayam),” ujarnya sambil memilih ketupat yang dibelinya.

Pantauan media ini di pasar setempat, puluhan pedangan kulit ketupat nampak berjajar rapi dan dibanjiri pembeli untuk mencari ketupat.

Sekedar diketahui, ketupat merupakan bungkus lontong yang terbuat dari janur kelapa. Di Madura, lontong ketupat biasanya disajikan bareng opor ayam.

Selain opor ayam, ketupat juga bisa disajikan dengan masakan apa saja seperti sate, bakso, maupun kuah lodeh. Namun untuk telasan (Hari Raya), ketupat memang biasanya dihidangkan dengan opor ayam.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...