Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 1
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 2
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 3
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Lagi, Balon Udara Raksasa Berisi Petasan Timpa Atap Pabrik Petrokimia Gresik

Peristiwa     Dibaca : 603 kali Jurnalis:
Lagi, Balon Udara Raksasa Berisi Petasan Timpa Atap Pabrik Petrokimia Gresik
Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi.FaktualNews/Istimewa

PONOROGO, FaktualNews.co – Sebuah balon udara raksasa berisi ratusan buah petasan kembali terjatuh di gudang penyimpanan milik pabrik PT Petrokimia Gresik. Dugaan sementara, balon raksasa tersebut berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Balon udara ditemukan pada atap Gudang Bulk Storage (BS) Pabrik I PT Petrokimia Gresik Jl Ahmad Yani Kec/Kabupaten Gresik. Dengan ukuran kurang lebih 10 meter yang terbuat dari plastik warna putih dengan kerangka terbuat dari kayu bambu berdiameter 2,5 meter beserta sejumlah petasan sebanyak 195 biji yang belum sempat meletus.

Dugaan asal muasal balon udara raksasa itu dari Kota Reog diperkuat dengan adanya serpihan kertas yang ada di dekat petasan. Hal ini, nyaris sama dengan balon udara raksasa yang jatuh di dan merusak genting Masjid di Kabupaten Ngawi.

“Memang benar ada balon udara jatuh di Kabupaten Gresik. Dan dugaannya dari Ponorogo. Karena ada fotocopyan kartu keluarga salah satu warga di Desa Tatung, Kecamatan Balong,” kata Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, Sabtu (1/7/2017).

Menurut Kapolres, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Gresik. Selain itu, Kapolres juga akan melakukan komunikasi dengan Kepala Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, perihal balon udara yang ditemukan itu.

“Seperti sebelumnya. Apakah benar memang dari Balong atau tidak. Jadi kita harus melakukan kroscek terlebih dahulu,” tambahnya.

Kapolres menghimbau agar masyarakat lebih paham bahaya dan tidak lagi menerbangkan balon udara dengan petasan. Terlebih lagi, sudah banyak korban materiil yang disebabkan karena balon udara raksasa pengangkut petasan ini terjatuh.

Editor
Z Arivin