FaktualNews.co

Tukang Ojek Asal Probolinggo Jadi Korban Pembunuhan di Nabire Papua

Peristiwa     Dibaca : 2975 kali Penulis:
Tukang Ojek Asal Probolinggo Jadi Korban Pembunuhan di Nabire Papua
Mayat Abdul Rafiq (44), warga esa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Probolinggo, Jawa Timur ditemukan di Jalan Baru Kampung Bumi Mulia, Kompleks Sarera, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua. FaktualNews.co/Istimewa/

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Seorang tukang ojek asal Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Probolinggo, Jawa Timur, bernama Abdul Rafiq (44), menjadi korban pembunuhan di Jalan Baru Kampung Bumi Mulia, Kompleks Sarera, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua.

Saat dikonfirmasi awak media, Minggu (2/7/2017), Kapolsek Bantaran, AKP Sujianto, membenarkan jika korban pembunuhan di Nabire Papua itu merupakan warga Bantaran, Probolinggo.

“Iya, korban merupakan warga Bantaran, dia bekerja sebagai tukang ojek. Kami juga baru mendapat informasi itu kemarin siang, beberapa saat setelah kejadian penemuan jasad korban,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari Kepolisian Resor Nabire, penemuan mayat itu terjadi pada hari Sabtu (1/7/2017) pukul 11.30 WIT atau 9.30 WIB.

Abdul Rafiq yang tinggal di jalan Yan Mamoribo, Smoker, Nabire itu, mengalami luka tusuk pada dagu bawah tembus ke kepala belakang.

Korban pertama kali ditemukan oleh tukang ojek lain yang sedang mengantarkan penumpang ke jalan baru, di perjalanan saksi melihat sosok orang tergeletak di pinggir jalan. Saksi lalu melaporkan hal tersebut ke Polsek Nabire Barat.

Selanjutnya, polisi mendatangi TKP dan mengamankan TKP. Setelah melakukan olah TKP, jenazah korban dibawa ke RSUD Nabire guna pemeriksaan medis dan autopsi jenazah.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di TKP yaitu 1 buah Linggis, dompet korban lengkap dengan identitas dan uang sebanyak Rp 196 ribu dan 1 buah HP Nokia milik Korban. Sementara motor korban Yamaha Jupiter dengan nomor polisi PA 4329 KS diduga dibawa lari oleh pelaku.

“Dugaan sementara, korban mengalami pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan sasaran kendaraan bermotor. Sepeda motornya tidak berada di TKP dan diduga dirampas dan dibawa oleh pelaku. Pelaku dimungkinkan adalah penumpang ojek yang sengaja meminta diantar oleh pelaku,” kata mantan Kapolsek Leces ini.

Rencananya jenazah tukang ojek ini ini dibawa pulang ke Desa Kramat Agung. Saat ini, jenazah korban masih dalam perjalanan dari Nabire menuju Surabaya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...