FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Amankan Anak Punk Hingga Kondom Berserakan, Satpol PP Razia Taman Kelun Kota Madiun

Peristiwa     Dibaca : 1270 kali Jurnalis:
Amankan Anak Punk Hingga Kondom Berserakan, Satpol PP Razia Taman Kelun Kota Madiun
Foto : Ilustrasi

MADIUN, FaktualNews.co – Satpol PP Kota Madiun, menangkap tujuh anak punk di kios Taman Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (7/7/2017). Mereka adalah 4 remaja laki-laki dan tiga remaja perempuan di bawah umur.

Tujuh anak punk itu diamankan petugas sekitar pukul 02.00 dini hari. Ketika itu, mereka tengah tidur di sebuah kios di Taman Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Itu setelah korps penegak perda ini menerima laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan anak punk tersebut.

Mereka yang ditangkap bernama Agus Prayoga (17) Tedy Prasetya (19), Etheng (18), Pronioko Yoland (18) dan tiga bocah perempuan di bawah umur Lushinta Desi Amanda (16), Kinanti Syadza Ghyanti (15), Rahma Dila Fany (16).

“Kami mendapatkan laporan dari warga, ada aktivitas mencurigakan di sebuah kios di Taman Kelun setiap malam. Setelah kita cek, ternyata kios itu dipakai tempat kumpul anak-anak punk,” kata Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono, Jumat (7/7/2017).

Kasatpol PP Kota Madiun ini menjelaskan, saat ditangkap ketujuh anak ini sedang berkumpul di kios tersebut. Beberapa di antaranya diduga baru saja mengonsumsi minuman keras. Hal itu diketahui dari bau alkohol dari mulut mereka.

Keberadaan anak-anak punk ini cukup meresahkan warga. Bahkan, beberapa waktu lalu di lokasi yang sama, juga ditemukan bekas kondom yang sudah digunakan berserakan. “Yang cukup memprihatinkan, sebelumnya pernah ditemukan kondom di beberapa tempat di lokasi yang sama,” imbuhnya.

Biasanya para anak jalanan ini mencari uang dengan mengamen di sejumlah tempat keramaian di Kota Madiun. Mirisnya, sebagian anak-anak yang tertangkap ini berstatus pelajar dan juga ada yang putus sekolah. Seluruhnya diamankan di kantor Satpol PP Kota Madiun. “Ada yang baru SMP, ada yang SMA, dan ada yang putus sekolah,” pungkasnya.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...