FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Polisi Selidik Kasus Tewasnya Pria di Sampang Dengan Luka Gorok di Leher

Hukum     Dibaca : 783 kali Jurnalis:
Polisi Selidik Kasus Tewasnya Pria di Sampang Dengan Luka Gorok di Leher
Ilustrasi

SAMPANG, FaktualNews.co – Aparat kepolisian terus menyelidiki kasus tewasnya Kidah alias Jumhari (65) warga Dusun Panobung, Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Jumhari ditemukan tewas dengan luka gorok. Ketika itu, Bukidah (50) istri korban hendak membangunkan Jumhari yang dikira tidur di teras rumahnya. Namun ternyata, sang suami tak kunjung bangun. Bukidah yang curiga lantas mengecek suaminya. Ternyata, Jumhari sudah tak bernyawa dengan luka gorok di bagian lehernya.

K mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pengumpulan barang bukti serta pemeriksaan saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami kumpulkan keterangan, baik dari pihak keluarga maupun tetangga korban. Intinya kami masih melakukan proses pengumpulan barang bukti untuk dikembangkan dan mencari pelaku,” ungkap apolres Sampang, AKBP Tofik Sukendar melalui Kasatreskrim AKP Hery Kusnanto, Jumat (7/7/2017).

Heri menuturkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat tidak menemukan barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menggorok leher Jumhari. Petugas juga masih melakukan pencarian barnag bukti lain, karena di tubuh korban meninggal tidak ditemukan senjata tajam apapun.

“Untuk sementara barang bukti yang kami amankan yaitu pakaian korban. Dan yang lainnya masih dilakukan pencarian,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, etenangan warga warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tiba-tiba terusik. Itu setelah Jumhar (50), ditemukan tewas di teras rumah dalam kondisi mengenaskan.

Informasi yang berhasil, Jumhar diduga dibunuh. Itu terlihat dari bekas luka gorok di bagian lehernya. Selain itu, sebelum ditemukan tak bernyawa, korban bersama sepupunya bepergian dengan jalan kaki. Kemudian setelah pulang, korban langsung tidur di teras depan rumahnya.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...