Bola

Sumbangsih Gol Striker Minim, PSMP Rencanakan Rotasi Pemain

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) di putaran kedua penyisihan Grup 6 Liga 2 Gojek Traveloka Tahun 2017 bakal mengalami perubahan besar.

Dari hasil evaluasi tim pelatih dan manajemen selama putaran pertama lalu, ada beberapa kelemahan yang cukup vital di tubuh tim. Konsentrasi pemain serta minimnya sumbangsih gol yang diciptakan striker utama menjadi kelemahan yang harus segera diperbaiki.

Berdasarkan rekapitulasi jumlah poin dan gol, pemain PSMP memang belum sepenuhnya sempurna. Dari 12 poin yang telah dicapai, PSMP belum bisa dikatakan aman untuk menggenggam toket menuju babak 16 besar. Kenyataan ini yang membuat sinyal rotasi pemain semakin kencang berhembus dalam mengarungi 6 laga tersisa nanti.

Pasalnya, selisih gol yang dihasilkan oleh Mujib Ridwan dkk, masih kalah bersaing dengan dua tim lain seperti Kalteng Putra dan Persik Kediri. Dari 6 kali pertandingan, The Lasmojo hanya sukses melesakkan 12 gol dan menderita kebobolan sebanyak 9 gol.

“Pembenahan kita ya soal efektifitas bermain dan finishing touch. Kita tahu margin gol kita masih kalah banyak,” terang Redi Suprianto, pelatih PSMP.

Redi menambahkan, perhatian besar dalam upaya pembenahan kali ini berada di sektor striker yang ternyata banyak ditemukan kelemahan. Betapa tidak, dari dua striker utama yang selalu menghuni starting line-up, produktifitas gol yang dilesakkan tak kurang dari 5 gol saja. Masing-masing diciptakan Indra Setiawan dengan tiga gol, Muhammad Isa satu gol, dan Fajar Cahyo satu gol.

Hasil itu ternyata berbanding jauh jika dibandingkan dengan jumlah gol yang dilesakkan para gelandang PSMP. Seperti Rikcy R Kambuaya mengoleksi empat gol, Tamsil Sijaya tiga gol, dan Ongen Fajar Sidik satu gol.

“Mungkin latihan nanti akan kita fokuskan untuk mengasah finishing touch striker yang kita miliki. Karena memang striker justru kalah produktif dengan gelandang. Kalau nggak ya kita rotasi,” imbuhnya.

Redi menjelaskan, pembenahan juga tidak melulu tertuju pada pemain yang menghuni posisi inti. Mantan pelatih ASIFA Malang ini juga tetap memberikan kuota kesempatan bagi pemain cadangan agar bisa turun mencicipi panasnya persaingan di Liga 2. Hanya saja, mereka tetap diberikan syarat, yakni mampu meningkatkan kualitas dan permainan dalam tim.

Waktu tak kurang dari dua minggu ke depan terus dimanfaatkan PSMP untuk memaksimalkan latihan demi menjaga persaingan merebut tiket babak 16 besar. “Latihan tetap kita berikan dengan waktu zigzag, pagi atau sore. Ya memang harus banyak perubahan,” pungkasnya.