FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Terlepas Dari Genggaman Sang Ayah, Balita 4 Tahun Ditelan Ombak Pantai Payangan

Peristiwa     Dibaca : 1092 kali Jurnalis:
Terlepas Dari Genggaman Sang Ayah, Balita 4 Tahun Ditelan Ombak Pantai Payangan
Ilustrasi

JEMBER, FaktualNews.co – Malang nasib seorang balita bernama Genji (4). Ia terseret ombak Pantai Payangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, (16/7/2017).

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat keluarganya yakni bapak dan ibunya menghabiskan liburan di pesisir Pantai Payangan. Ketika itu, mereka duduk-duduk ditepi pantai.

“Namun tiba-tiba korban terseret gelombang laut pantai selatan Jember hingga ke tengah,” kata Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Jember AKP Hari Pamuji.

Menurutnya orang tua korban tidak mampu memegang tangan korban. Ketika ombak besar menerjang mereka. Akibatnya, tangan balita itu lepas dari genggaman bapaknya. Apalagi ombak Pantai Payangan memang cukup besar karena kawasan wisata tersebut merupakan pantai selatan.

“Anggota Satpolairud bersama Badan SAR Nasional dan sukarelawan SAR Rimba Laut sebanyak 20 personel melakukan pencarian terhadap korban di lokasi sekitar hilangnya balita tersebut,” imbuhnya.

AKP Hari Pamuji menuturkan, seluruh personel gabungan saat ini telah berusaha melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar Pantai Payangan Jember. Bahkan sebagian relawan melakukan penyelaman untuk mencari balita yang terseret ombak tersebut.

“Penyelaman di perairan Pantai Payangan sudah dilakukan, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil dan korban masih belum ditemukan hingga Minggu sore,” jelasnya.

Hari mengatakan upaya pencarian tersebut sempat mengalami kendala karena cuaca buruk dan jarak pandang penyelaman untuk mencari korban sudah tidak maksimal, sehingga pencarian balita asal Kecamatan Ambulu tersebut dihentikan sementara.

“Kami hentikan sementara pencarian korban karena keselamatan anggota SAR gabungan juga harus dipertimbangkan ketika cuaca buruk, sehingga pencarian akan dilanjutkan pada Senin (17/7) pagi,” paparnya.

Ia mengimbau wisatawan yang membawa anak-anaknya ke Pantai Payangan untuk lebih berhati-hati karena ombak pantai selatan tersebut cukup besar sewaktu-waktu, sehingga perlu pengawasan yang ekstra ketika membawa anak-anak berwisata di kawasan pantai tersebut.

“Sejumlah papan imbauan untuk tidak mandi di Pantai Payangan juga sudah ada, bahkan tidak jarang anggota Satpolair dan SAR Rimba Laut memberikan imbauan kepada wisatawan untuk tidak mandi di sana,” tandasnya.

 

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...