FaktualNews.co

Oknum PNS PDAM Sidoarjo Tertangkap Jadi Kurir Narkoba

Kriminal     Dibaca : 1073 kali Penulis:
Oknum PNS PDAM Sidoarjo Tertangkap Jadi Kurir Narkoba
Dua pelaku kurir sabu saat diamankan anggota Satnarkoba Polresta Sidoarjo. (FaktualNews.co/Nanang I)

SIDOARJO, Faktualnews.co – Rizal Farizal, oknum Pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo (DTS) ditangkap anggota Satnarkoba Polresta Sidoarjo Jawa Timur. Dia ditangkap sesaat setelah mengambil sabu dengan sistem ranjau di wilayah Pasuruan.

Kasatnarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto mengungkapkan, pelaku ditangkap pada Jum’at, 14 Juli 2017. “Pelaku kami tangkap kemarin Jum’at, ketika berada di depan rumahnya Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, usai mengambil paket sabu,” katanya, dalam jumpa pers di Mapolresta Sidoarjo, Senin (17/7/2017).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Pelaku, kata Kompol Sugeng, tidak bisa mengelak ketika penangkapan berlangsung. “Kami langsung menggeledah tubuhnya, ditemukan 3 paket sabu dari saku celana, pelaku langsung kami amankan ke kantor,” ungkapnya.

Tiga paket sabu seberat 1,08 gram berhasil diamankan polisi dari oknum PNS Golongan 3B yang bekerja di perusahaan BUMD Sidoarjo itu. Rencananya, pelaku akan menjual paket sabu tersebut kepada pembeli.

Kompol Sugeng menyatakan, berdasarkan dari pengakuan pelaku, setiap pengambilan sabu itu dia mendapat hasil seberat 0,25 gram. “Barang itu sebagian dikonsumsi sendiri dan di jual lagi,” bebernya.

Selain pegawai yang menjabat pintu sumuur pompa PDAM itu, polisi juga mengamankan Iwan (37), warga Sidoarjo yang menyuplai barang haram itu. “Dari pengembangan, Dia (IW) juga kami amankan saat berada di wilayah Sidoarjo,” jelasnya.

Kedua pelaku itu kini dijerat dengan Pasal 112 ayat 1, Jo Pasal 114 ayat 1 UURI Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...