FaktualNews.co

Dugaan ‘Penguasaan’ Proyek PL Jasmas, Ini Tanggapan DPRD Jombang

Parlemen     Dibaca : 1850 kali Penulis:
Dugaan ‘Penguasaan’ Proyek PL Jasmas, Ini Tanggapan DPRD Jombang
Foto : Ilustrasi proyek

JOMBANG, FaktualNews.co – Ketua Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang Jawa Timur, Mas’ud Zuremi, menyatakan tidak tahu pasti terkait dugaan adanya ‘penguasaan’ dan sistem ‘jual beli’ proyek PL (Penunjukan Langsung) pada pos dana integrasi anggota dewan.

Politisi PKB ini pun mengaku tidak bisa memberikan banyak tanggapan. “Kalau itu (penguasaan dan sistem jual beli proyek PL), saya tidak tahu,” ujarnya, Rabu (19/7/2017).

Dikatakan Mas’ud, sebagaimana diatur undang-undang, anggota DPRD tidak diperbolehkan menjadi pelaksana kontraktual dalam pengerjaan proyek pemerintahan.

“Selama menjadi anggota DPRD tidak diperkenankan sesuai perundangan yang ada menjadi kontraktual, tidak boleh melaksanakan peroyek pemerintah,” tuturnya.

Diluar polemik dugaan ‘penguasaan’ dan ‘jual beli’ proyek PL pada pos dana integrasi anggota DPRD Jombang, Mas’ud menandaskan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan kontrol dan pengawasan terhadap seluruh pelaksanaan proyek di Kota Santri.

Jika pada suatu waktu sebuah pengerjaan proyek ditemukan tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang menjadi indikator pengerjaan proyek, pihaknya akan menindak dengan tegas. Tidak peduli siapapun pelaksananya.

Dikatakan, selama pengerjaan proyek berlangsung, fungsi kontrol dari berbagai pihak yang terlibat harus terus dioptimalkan. “Ketika proyek itu memang terjadi ketidak sesuaian dengan spek, kita peringatkan BPK-nya dan dinas terkait untuk lebih meningkatkan kontrolnya berdasarkan temuan-temuan kita,” jelas Mas’ud.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, proyek PL pada pos dana integrasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang, atau dulunya disebut jasmas (Jaring Aspirasi Masyarakat), diduga diperjual belikan.

Indikasi itu sebagaimana diungkapkan oleh beberapa pelaku jasa kontruksi di kota santri. Selain ‘diperjual belikan’ proyek PL tersebut juga dikuasai oleh oknum mantan anggota DPRD Jombang.

“Jual beli jasmas itu biasa, rata-rata jasmas tersebut dititipkan menjadi paket pekerjaan di sejumlah dinas,” terang (H), salah satu pelaku jasa kontruksi, kepada FaktualNews, pada beberapa waktu lalu.

Pelaku usaha jasa kontruksi lainnya, (M) menyatakan, ada salah satu kontraktor di kota berinisial (S) yang kini mengusai puluhan paket proyek PL. Kontraktor yang dia maksud, memiliki hubungan kekerabatan dengan anggota dewan.

“Anaknya saat ini menjadi anggota dewan dan dia sendiri dulunya juga anggota dewan. Tahun 2017 ini saja dia pegang 38 paket pekerjaan jasmas,” kata sumber FaktualNews ini.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...