FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Ini Pengakuan Pelaku Penjambretan Dua Gadis Kembar di Surabaya, Bikin Gregetan

Kriminal     Dibaca : 676 kali Jurnalis:
Ini Pengakuan Pelaku Penjambretan Dua Gadis Kembar di Surabaya, Bikin Gregetan

SURABAYA, FaktualNews.co – Satu dari dua pelaku jambret dua gadis kembar di kawasan Pakal, Benowo, berhasil dibekuk oleh Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.

Satu pelaku jambret bernama, Ino Septiano (19) tersebut mengakui semua perbuatannya. Pemuda asal Jl. Griya Surabaya Asri Surabaya ini juga mengaku jika sudah beraksi sebanyak dua kali juga bersama DT (DPO).

Karena sudah terbiasa meminum minuman keras (Miras), kedua pelaku ini akhirnya nekat mencari uang dengan cara menjambret guna mendapatkan uang.

Pelaku yang di tembak petugas pada kaki kirinya ini mengatakan sudah dua kali beraksi yang salah satunya membuat dua korbannya gadis kembar yang kritis ini.

Kedua tempat yang menjadi targetnya adalah di wilayah Surabaya Barat yakni Pakal dan Benowo. “Yang pertama dapat dompet yang isinya uang Rp 200 ribu,” kata pemuda lulusan SMP ini.

“Kecanduan miras dan butuh uang. Usai beraksi selalu pesta miras dari hasil penjualan barang jarahan,” jelas Ino kepada petugas, Selasa (25/7/2017).

Kini pelaku tersebut mendekam dalam penjara Polrestabes Surabaya. Tim Anti Bandit kini memburu rekannya yang masih buron.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua pria berboncengan menjambret handphone merek oppo milik sepasang saudari kembar di kawasan Pakal Benowo, Kota Surabata.

Kaget dan tak terima saat handphone baru dibelinya dirampas jambret, Andriani yang membonceng adiknya Andriana mengejar pelaku. Saat berusaha mengejar pelaku, dua wanita ini justru ditendang.

Pelaku maupun korban sempat terjatuh dari sepeda motor, namun naas pasangan saudari kembar ini justru tertabrak mobil dari arah berlawanan. Hingga saat ini, dua saudara kembar tersebut dirawat di Rs Dr. Soetomo Surabaya karena Andiani mengalami patah tulang kaki sedangkan Andiana harus diamputasi.

Editor
Saiful Arief