BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Khofifah “Wajib” Gandeng Tokoh Politik dari Madura

Politik   Dibaca : 440 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Khofifah “Wajib” Gandeng Tokoh Politik dari Madura
Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asep Irama. FaktualNews.co/Supanjie/

SUMENEP, FaktualNews.co – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tahun 2018 mendatang, Front Pemuda Madura (FPM) secara tegas mengambil sikap mendukung Menteri Sosial sekaligus Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur.

Dukungan ini sebagai upaya untuk menciptakan percepatan pembangunan di Jawa Timur, termasuk di Madura.

“Apalagi selama ini Madura dibandingkan daerah lain di Jawa Timur termasuk daerah terisolasi,” kata Ketua Umum FPM, Asep Irama, Sabtu (29/7/2017).

Demikian dibuktikan dengan masuknya dua kabupaten di Madura dalam kategori tertinggal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019.

Baca Juga:  Ditanya Maju Pilgub Jatim 2018, Ini Tanggapan Djarot

Bahkan empat kabupaten di Madura Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nya masih di angka 6,2. Padahal rata-rata kabupaten/kota di Jawa Timur sudah di angka 7,2.

“Bukti ini semakin menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, tidak ada pembangunan signifikan di Jawa Timur yang dilakukan oleh gubernur/wakil gubernur,” sambungnya.

Selain itu, FPM merekomendasikan beberapa nama untuk dipertimbangkan menjadi pendamping Khofifah dalam Pilgub Jatim 2018.

“Terutama beberapa nama tokoh politik nasional yang berasal dari Madura. Rekomendasi ini didasarkan kepada beberapa pertimbangan politik, sosial, pertimbangan etnis dan latar belakang tokoh,” ulas Asep aktivis asal pulau Giliraja ini.

Baca Juga:  Pilgub Jatim 2018: Belum Sosok Yang Jadi Kuda Hitam

Beberapa tokoh dari Madura yang layak dipertimbangkan diantaranya, nama Mahfud MD. Ketua Mahkamah Konstitusi Periode 2008-2013, Menteri Pertahanan Era Presiden Abdurrahman Wahid sekaligus warga nahdiyin yang memiliki kedekatan dengan tokoh NU di Jawa Timur.

Nama lain seperti MH. Said Abdullah. Bendahara DPW PDIP Jawa Timur, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI sekaligus tokoh politik nasionalis.

Baca Juga:  Anang Hermansyah Masuk Radar calon Gubernur Jatim

Bahkan, Achsanul Qosasih. Anggota BPK RI, Mantan Anggota DPR RI 2009-2014 sekaligus pengurus DPP Partai Demokrat juga layak di usung.

Hadi Poernomo Dirjen Pajak Kementrian Keuangan 2001-2006 sekaligus Ketua Badan Pemeriksa Keuangan 2009-2014 dan Raden Hartono. Menteri Dalam Negeri ke-21, Menteri Penerangan ke-23 sekaligus Kepala Staf TNI Angkatan Darat 1995-1997.

Rekomendasi agar Khofifah mempertimbangkan beberapa nama di atas yang berasal dari etnis Madura karena peta politik di Jawa Timur menempatkan kawasan tapal kuda sebagai daerah potensial yang gemuk suara,” rincinya.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR