BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Bohongi Orang Tua, Alasan Gadis 18 Tahun Asal Bojonegoro Agar Bisa Dugem

Peristiwa   Dibaca : 1609 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Bohongi Orang Tua, Alasan Gadis 18 Tahun Asal Bojonegoro Agar Bisa Dugem
Gadis 18 tahun asal Bojonegoro usai menjalani pemeriksaan urine saat razia diskotik didaerah ruko Kedungdoro, Surabaya. FaktualNews.co/Eko Yono/

SURABAYA, FaktualNews.co – Saat anggota gabungan dari Satreskoba Polrestabes Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya melakukan razia multi sasaran dengan melakukan tes urine disejumlah diskotik banyak pengunjung yang diantaranya masih anak-anak kocar-kacir ketakutan.

Salah satunya adalah gadis asal Desa Balen, Bojonegoro, Jawa Timur sebut saja Melli, perempuan yang masih berusia 18 tahun ini juga ikut terkejut ketika petugas meminta data diri berupa KTP dan memintanya untuk melakukan tes urine.

Saat ditemui di depan diskotik didaerah ruko Kedungdoro, tempat kongkow yang dikunjunginya dirazia oleh petugas. “Alhamdulillah mas, tadi hasilnya negatif soalnya emang saya tidak pernah pakai,” jelas Melli singkat, kepada FaktualNews.co, Minggu (30/7/2017).

Baca Juga:  Razia Diskotek, Petugas Temukan Puluhan Anak di Bawah Umur, Satu Diantaranya Simpan Obat Terlarang

Melli juga mengatakan, saat ditanya apakah dia mempunyai KTP, dirinya mengatakan jika dalam pengurusan namun sudah ada keterangan dari instansi terkait.

Melli sendiri baru saja menginjakan kaki di Kota Metropolis Surabaya usai lulus sekolah SMU di Bojonegoro.

Baca Juga:  Usai Dugem, Dua Pemuda Dicokok BNNK Mojokerto di Rumah Kontrakan Ceweknya

Sedangkan di Surabaya, dirinya tinggal di Jl. Kranggan Gg. 5 Surabaya bersama ayah juga kakaknya. Anak kedua dari tiga saudara ini mengaku baru dua kali dugem, itupun diajak oleh teman-temannya. Dan saat akan pergi dugem dia pamit kepada ayahnya akan bermain dan menginap dirumah teman wanitanya.

Itu dilakukannya semata-mata menutupi agar tingkah lakunya mengunjungi hiburan malam tidak diketahui oleh orang tuanya. “Saat pulang pagi, jika ayah marah ya saya diam saja,” kilahnya.

Baca Juga:  Razia Diskotek, Petugas Temukan Puluhan Anak di Bawah Umur, Satu Diantaranya Simpan Obat Terlarang

Dirinya sendiri berada di Surabaya untuk mencari pekerjaan namun hingga saat ini belum mendapatkannya. Untuk dugem itu, bagi Melli hanya untuk mengisi waktu luang disaat dirinya sedang suntuk. Namun apapun alasannya dirinya sudah bersalah yakni berbohong kepada orang tuanya demi mencari kesenangan.

Editor
KOMENTAR