FaktualNews.co

Tim SAR dan Relawan Mojokerto Lakukan Pencarian Korban Tenggelam

Peristiwa     Dibaca : 1207 kali Penulis:
Tim SAR dan Relawan Mojokerto Lakukan Pencarian Korban Tenggelam
proses pencarian korban tenggelam oleh Tim SAR. (FaktualNews/Khilmi S Jane)

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Pencarian terhadap Doni (14), bocah yang tenggelam di sebuah sungai yang berada di Dusun Kedung Uneng, Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mulai dilakukan Tim SAR dan Potensi Sukarelawan Mojokerto.

Dalam pencarian ini, sedikitnya 7 personil Basarnas Surabaya mendatangi tempat kejadian musibah (TKM) tenggelamnya Doni, warga Kecamatan Mojoanyar yang tenggelam pada Selasa, 1 Agustus 2017 kemarin siang.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Tim Basarnas Surabaya datang di lokasi kejadian sejak sekira pukul 9 pagi. Sejak datang di lokasi, tim Basarnas segera melakukan observasi di TKM guna mengetahui medan pencarian.

Hal tersebut disampaikan Ainul Mahdun, Koordinator Lapangan Basarnas Surabaya kepada FaktualNews.co saat ditemui di lokasi kejadian. “Ini kami bagi menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan pencarian di hari kedua ini,” ungkapnya.

Ainul menjelaskan, SRU pertama terdiri dari anggota Basarnas yang akan terjun langsung melakukan pencarian. “Nanri kami ada dua rescuer yang akan menyelam,” tambahnya.

Selanjutnya, apabila tugas daripada SRU pertama tidak maksimal, maka akan dibantu oleh SRU kedua dan ketiga. “SRU kedua nanti akan membantu melakukan penyisiran dari TKM hingga sampai di jembatan Kedung Uneng,” tuturnya.

Sedangkan SRU ketiga, nantinya akan bertugas melakukan penyisiran hingga sampai jembatan Sumengko yang berada di kawasan Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Dikatakan Ainul, hasil observasi TKM didapati beberapa kesulitan yang akan dialami tim rescuer. “Medannya ini selain sungainya sedalam empat meter lebih, juga banyak rongga-rongga di bawah air yang dimungkinkan saat ini korban tersangkut di dalam rongga-rongga itu. Selain itu, juga banyak tonggak-tonggak bambu di dalam sungai,” bebernya.

Sekira pukul 10.15 WIB, operasi pencarian mulai dilakukan dan rescuer yang tergabung dalam SRU pertama mulai melakukan penyisiran dengan cara menyelami sungai.

Seperti diberitakan sebelumya, Doni (14), warga asal Dusun Kuripan, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur itu tenggelam di sungai yang berada di Dusun Kedung Uneng, Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur sejak, Selasa, 1 Agustus 2017 siang.

Sebelum akhirnya dikabarkan hilang, bocah yang bersekolah di SMP Negeri Mojoanyar kelas 3 itu berenang di sungai tersebut bersama dua temannya, yakni Sendy (16) dan Ruslan alian Ujang (25) yang diketahui tinggal dengan alamat yang sama dengan Doni.

“Sekitar jam 14.00 WIB tenggelamnya, tapi itu warga tidak ada yang tahu kejadian itu. Warga baru tahu kalau ada yang tenggelam jam 8 malam,” kata Santoso, warga setempat.

“Kalau katanya warga, jam 2 siang itu berenang di sini, kemudian korban tenggelam. Dua teman korban berusaha menolong. Tapi tidak berhasil,” jelasnya.

Masih kata Santoso, setelah mengetahui korban tenggelam, teman korban yang bernama Ujang sempat berusaha menolong Deni. “Saat berusaha menolong, temannya (Ujang) mau tenggelam juga. Akhirnya Ujang ditolong oleh Sendy,” ungkapnya.

Saat itu, Ujang sempat dikabarkan pingsan dan kemuduan dibawa ke RSUD Dr Soekandar Mojosari untuk mendapatkan penawatan medis.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...