BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Hamil 7 Bulan, Begini Curhatan Istri Korban Salah Sasaran yang Dibakar Hidup-hidup

Peristiwa   Dibaca : 1450 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Hamil 7 Bulan, Begini Curhatan Istri Korban Salah Sasaran yang Dibakar Hidup-hidup
Curhat istri korban salah sasaran yang dibakar hidup-hidup. (Facebook/Eris Riswandi)

SURABAYA, FaktualNews.co – Aksi main hakim sendiri yang mengakibatkan seorang pria yang diduga sebagai pencuri amplifier masjid tewas usai di bakar hidup-hidup oleh warga.

Korban diketahui berinisial AW (31) warga asal Cikarang Utara. Peristiwa ini terjadi di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Belakangan diketahui, aksi main hakim itu salah sasaran. Pria yang diduga sebagai seorang pencuri itu ternyata bukan. Melainkan seorang muslim yang hendak menunaikan ibadah salat ashar di masjid tersebut.

Baca Juga:  Resedivis Pencuri Helm di Kediri Nyaris Tewas Dimassa

Dan ironisnya sang istri korban salah sasaran ini sedang hamil 7 bulan.

Pihak keluarga korban hanya bisa pasrah dan diam menerimanya, karena termasuk orang yang tidak mampu.

mereka pun memaafkan dan tidak memperkarakan persoalan ini ke jalur hukum.

curhatan istri korban salah sasaran bekasi

Curhat istri korban salah sasaran yang dibakar hidup-hidup. (Facebook/Eris Riswandi)

Berikut curhatan istri korban melalui akun facebooknya:

Menurut ISTRI KORBAN FITNAH:

Ampli itu di anter kerumah. Lalu bapak keluar mau ke tempat bengkelnya memperbaiki ampli itu, terus singgah sebentar ke masjib untuk sholat.

Dapat info dari warga, bapak keluar dengan menggendong ampli, tapi di teriakin atau di fitnah di posisi bapak sedang tegak dan ingin memakai sendal, lalu tanpa basa basi dengar pencerahan dari bapak, mulutnya di pukul kuat sampai berdarah dan diseret, begitu banyak yg datang, mereka bukan melerai, tapi ikut pukul dngn barang yg ada disekelilingnya, sempat bapak teriak minta tolong tapi tak ada yg berani tolong.

Bahkan akun Facebook bernama Eris Riswandi menuliskan:

Baca Juga:  Congkel Kotak Amal Masjid, Pria di Pasuruan Nyaris Jadi Bulan-bulan Massa

UPDATE: Istrinya hampir melahirkan, si bapak yg di fitnah ini mengumpulkan uang di BCA sebagai biaya persiapan kelahiran, namun malah gak bisa di ambil saat bapak nya meninggal, nah proses di BCA agak lama pengurusan nya, kemarin saya telfon membutuhkan waktu lebih dari 1 bulan, bagi yg ingin menyumbang bisa langsung transfer ke rekening istri bapak ini. Untuk biaya Tahlilan / Sukuran suaminya selama 7 hari sudah saya tanggung.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR