BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Jelang HUT Kemerdekaan, Perajin Bendera di Kota Mojokerto ‘Banjir’ Pesanan

Ekonomi   Dibaca : 410 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Jelang HUT Kemerdekaan, Perajin Bendera di Kota Mojokerto ‘Banjir’ Pesanan
Seorang pengrajin bendera kebajiran order jelang peringatan kemerdekaan.FaktualNews/Khilmi S Jane

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Bendera merah putih merupakan aksesoris yang hampir tak pernah ketinggalan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Mulai dari bendera yang berukuran kecil hingga besar, akan terpasang di rumah-rumah warga, bahkan tidak jarang di jalanan kampung dan jalan utama akan dihiasi dengan bendera merah putih.

Meningkatnya minat masyarakat untuk membeli bendera merah putih untuk mengiasi rumah mereka saat HUT RI membuat perajin bendera kebanjiran order. Hal tersebut seperti yang dialami perajin bendera di Kota Mojokerto. Sejak empat bulan lalu, perajin ‘banjir’ pesanan.

Suboko, (60) warga Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, ini sudah menekuni bisnis sebagai perajin bendera merah putih sejak tahun 2002 silam. Tidak hanya bendera merah putih dengan model seperti pada umumnya, pihaknya juga menyediakan berbagai model umbul-umbul.

Baca Juga:  Kapolres Jombang Tekankan Persatuan Pada Momentum Kemerdekaan Bangsa Indonesia

“Sejak akhir April lalu, kami mulai mendapat banyak pesanan. Kami tidak pernah stok barang jadi. Saat ada orang yang pesan ke kami, baru kami buatkan bendera sesuai permintaan para pemesan. Jadi kami hanya stok bahan baku saja berupa kain,” ungkapnya saat ditemui FaktualNews.co, Kamis, (3/8/2017).

Baca Juga:  93 Napi Lapas Sumenep Akan Dapat Remisi Kemerdekaan

Tidak jarang, Suboko sering kali mengerjakan pesanan bendera tersebut hingga lembur. Beruntung, usaha keluarga yang dirintisnya selama 15 tahun ini dijalankan oleh keluarganya sendiri. Suboko mengaku, dalam menjalani usaha tersebut, pihaknya tidak memiliki karyawan. “Tidak ada karyawan, yang bikin bendera keluarga sendiri,” ucapnya.

Laki-laki empat anak ini dalam menjalankan bisnisnya juga dibantu anak dan istrinya. “Saya dibantu anak saya, Yanti, (35) ini anak nomor dua. Kemudian juga dibantu Leo Catur, (33) anak ketiga saya. Mereka membantu saya karena tinggalnya dekat dengan saya. Rumahnya ada di belakang rumah saya,” tuturnya.

Baca Juga:  Gila, Pegawai Pemkot Mojokerto Rayakan Kemerdekaan di Tempat Sampah

Berbagai ukuran umbul-umbul yang berbagai model itu dibuatnya di rumah pribadinya. Ia membuat umbul-umbul yang disebutnya model umbul-umbul karet, umbul-umbul wiru besar dengan logo garuda. Selain itu, ia juga membuat umbul-umbul wiru besar warna merah putih. “Kalau ini dijual per meter,” tambahnya.

Halaman
1 2 3
Editor
KOMENTAR