BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Dua Begal Supporter Arema di Gresik Diamankan Polisi, Sisanya Buron

Kriminal   Dibaca : 416 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Dua Begal Supporter Arema di Gresik Diamankan Polisi, Sisanya Buron
Dua tersangka tampak diapit oleh petugas Reskrim Polres Gresik. FaktualNews.co/Azharil Farich.

GRESIK, FaktualNews.co – Setelah melakukan perburuan hingga sepekan lebih, anggota Satreskrim Polres Gresik akhirnya berhasil menangkap dua pelaku begal motor. Korbannya adalah supporter Arema di Gresik, Gilang Eko Prasetya (22) warga Perumahan Sumengko Indah C/9, Kecamatan Wriginanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sementara dua pelaku begal motor yang telah diamankan polisi yakni, Dedy Hartono (21) warga Simo Kalangan 192, Kecamatan Sukomanunggal, Kodya Surabaya, dan Novan Teguh Santosa (27) warga Jalan Ciliwung 12-E, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo Kodya Surabaya.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro mengatakan, dari dua pelaku tersebut, masih ada dua pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron. “Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas,” tutur Adam, Senin (7/8/2017).

Baca Juga:  Sejoli Pembobol Mesin ATM di Gresik, Ngaku Infaqkan Sebagian Uang Hasil Kejahatan ke Masjid

Dijelaskan, dalam menjalankan aksinya komplotan begal ini berpura-pura melakukan ‘sweeping’ usai pertandingan sepak bola antara Persegres GU melawan Arema. “Sepulang dari nonton pertandingan sepak bola, korban dihadang oleh para pelaku di wilayah Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik,” terangnya.

Baca Juga:  Sadis, Pelaku Begal di Mojokerto Ini Tak Segan Lukai Korbannya

Di situ, para pelaku lalu menggeledah isi tas dan jok motor korban. Begitu menemukan atribut syal bertuliskan Arema, para pelaku lalu menghajar korban. Tak lama kemudian, para pelaku merampas barang berharga milik korban seperti tas, dua ponsel dan motor beserta STNK-nya.

Baca Juga:  Asyik Nyabu di Gubuk, Pedagang Ayam Disergap Polisi

“Saat ini barang bukti motor Honda Beat warna Biru dengan nomor polisi W 3824 LV milik korban, sudah kita sita dari tangan pelaku yang tertangkap di dekat Terminal Joyoboyo Surabaya. Keduanya kita jerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian disertai dengan Kekerasan,” pungkasnya.

Editor
KOMENTAR