BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Tebar Ribuan Benih Ikan di Pesantren Tebuireng, Ini Harapan Mentri Susi

Nasional   Dibaca : 308 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Tebar Ribuan Benih Ikan di Pesantren Tebuireng, Ini Harapan Mentri Susi
Mentri Susi Pudjiastuti bersama KH Salahuddin Wahid saat menebar benih lele di SMA Trensains Ponpes Tebuireng.FaktualNews/Saiful Arief

JOMBANG, FaktualNews.co – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menebar ribuan benih ikan lele pada kolam sistem budidaya bioflok di SMA Trensains Ponpes Tebuireng, Jombang, Minggu (13/8/2018).

Penebaran benih ini dilakukan bersama dengan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, KH Salahuddin Wahid. Dihadapan ribuan santri, Mentri Susi secara langsung menuangkan benih ikan ke kolam bioflok.

“Tujuan bantuan ini agar menjadi bahan pembelajaran bagi anak-anak SMA dan santri di Pondok Pesantren Tebuireng di sini,” ungkap Mentri Susi Pudjiastuti, dihadapan ribuan santri, Minggu (13/8/2017).

Baca Juga:  Gus Sholah : Ahok Sudah Tersangka, Aktivis HMI Sudah Dilepas, Tidak Ada Lagi Alasan Untuk Unjuk Rasa Susulan

Menurutnya, pembelajaran itu diantaranya untuk mendorong anak-anak dan satri di Ponpes Tebuireng, untuk memajukan ekonomi. Sehingga, jiwa wirausaha para diri siswa dan santri akan semakin tumbuh. Selain itu, hal ini guna menambah asupan atau konsumsi ikan pada santri.

“Asupan ikan untuk anak bangsa seperti santri dan siswa sekolah sangat penting, agar mereka menjadi anak-anak cerdas, anak pintar dan mampu bersaing di tingkat internasional,” imbuh Susi.

Menurutnya, konsumsi ikan masyarakat di Indonesia masih sangat rendah. Rata-rata sekarang ini masih 9,8 kilogram perkapita per tahun. “Target atau idealnya bisa mencapai tingkat konsumsi 15 kilogram per tahun per kapita,” jelasnya.

Baca Juga:  Haul Gus Dur Digelar Awal Januari 2017

Mentri perempuan yang kondang dan telah membuat nyali para pencuri ikan ciut nyali ini menuturkan, Bioflok sendiri adalah kegiatan usaha pembudidayaan ikan lele dengan menggunakan metode pemanfaatan gumpalan-gumpalan kecil yang tersusun dari sekumpulan mirkoorganisme hidup yang ada di air.

Nantinya, mikroorganisme seperti bakteri baik yang hidup yang ada di air itu yang akan menjadi makanan dari benih-benih lele, dan membuat jumlah produksi ikan menjadi lebih banyak dan efisien.

Baca Juga:  Dubes Amerika Serikat Kunjungi Ponpes Tebuireng, Ini Pembahasannya dengan Gus Solah

Menteri Susi mengatakan pemerintah mulai memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada sejumlah koperasi pondok pensantren untuk bisa ikut membudidayakan lele bioflok. Dengan begitu, para santri bisa mengkonsumsi ikan lebih banyak.

Untuk dana yang dikeluarkan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam program budidaya lele bioflok ini mencapai Rp 14,4 miliar dengan sasaran nilai panen mencapai Rp 21,78 miliar atau setara 1.452 ton.

Editor
KOMENTAR