BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Limbah Batu Bara Diapakai Uruk, 5 Warga di Mojokerto Alami Luka Bakar

Peristiwa   Dibaca : 372 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Limbah Batu Bara Diapakai Uruk, 5 Warga di Mojokerto Alami Luka Bakar
Salah satu warga mengalami luka bakar di bagian kaki.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Diduga melakukan pengurukan tanah menggunakan limbah batu bara, lima orang warga mengalami luka bakar di bagian kaki hingga mengakibatkan mereka tidak bisa beraktifitas. Dari kelima orang ini, diantaranya tiga anak-anak dan dua orang dewasa. Kejadian itu, terjadi di kawasan Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tepatnya di jalan masuk menuju desa tersebut.

Belakangan, diketahui identitas ketiga anak tersebut, yakni Mochammad Ifan, (12) dan Riyan, (13) yang diketahui warga asal Dusun Kasiyan, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sedangkan satu orang anak lainnya, yakni Rifki Dian, (13) warga asal Dusun Penewon, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Selain itu, diketahui juga identitas kedua orang yang mengalami luka bakar sama dengan tiga anak-anak itu, yakni Yudi, (34) warga asal Dusun Temboro, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupate Mojokerto, Jawa Timur, dan Sumiarsih, (42) warga asal Dusun Gayam, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Baca Juga:  Sungai Tercemar Diduga Akibat Limbah Pabrik PG Djombang, Dewan Desak DLH Turun Tangan

Dari informasi yang dihimpun, para korban secara bergiliran terjebak dalam lahan yang diduga diuruk menggunakan limbah batu bara itu. Akibatnya, para korban menderita luka bakar di bagian kaki yang terbilang cukup serius.

Saat ditemui FaktualNews.co, Yudi, salah satu korban mengaku bahwa peristiwa itu berawal saat ia melakukan penebangan tebu di sekitar kawasan yang diduga diuruk menggunakan limbah batu bara itu. “Saya sedang nebang tebu, pada Senin sekitar tanggal 31 Juli 2017 lalu, sekitar pukul 4 sore. Tiba-tiba saya terperosok saat lewat di atas tempat yang bekas diuruk itu,” ungkapnya, Selasa (15/8/2017).

Baca Juga:  Tersangkut Akar Bambu di Tepian Sungai, Mayat Mr. X Gegerkar Warga Trowulan

Kata Yudi, saat itu keadaan di atasnya terdapat jerami yang terlihat bekas di bakar. Selanjutnya, saat melewatinya tiba-tiba kakinya terperosok sampai lutut di atas lutut. “Saat saya tarik, kaki saya terasa panas sekali, kemudian melepuh seperti kebakar gitu,” tuturnya.

Baca Juga:  Polisi Dalami Kasus Limbah Batu Bara Digunakan Untuk Uruk di Mojokerto

Sementara itu, dikonfirmasi juga Kepala Desa Domas, Suroso saat disinggung terkait kejadian tersebut, pihaknya mengaku hanya sebagai pengawas proyek pelebaran jalan masuk Desa Domas itu. “Saya hanya sebagai pengawas, karena masih kekurangan dana, jadi plengsengan itu kami uruk saja,” ungkapnya.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR