BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Tradisi Peringatan HUT RI di Mojokerto, Warga Bangun Tenda di Sepanjang Jalan Kampung

Nasional   Dibaca : 362 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Tradisi Peringatan HUT RI di Mojokerto, Warga Bangun Tenda di Sepanjang Jalan Kampung
Tenda berdiri di sepanjang jalan Dusun Daleman RT 6 RW 2, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. FaktualNews.co/Khilmi S Jane/

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72, warga Dusun Daleman RT 6 RW 2, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur merayakannya dengan tidur di dalam tenda, Rabu (16/8/2017).

Tenda itu didirikan sepanjang jalan kampung mulai Rabu, 15 Agustus 2017 pagi, warga mulai bersama-sama mendirikan tenda sebagai bentuk peringatan HUT RI. Tradisi semacam ini, telah dilakukan warga Dusun Daleman sejak 2001 lalu.

Karena telah menjadi agenda rutin setiap tahun, akhirnya warga setempat setiap dua hari menjelang HUT RI yang jatuh pada 17 Agustus, selalu mendirikan tenda untuk tidur bersama keluarga.

Baca Juga:  Satu Rumah Di Mojokerto Terbakar, Dipicu Korsleting Arus Listrik

Tenda yang dibuatpun cukup menarik perhatian, mulai dari berbentuk rumah yang dilengkapi dengan jendela. Bahkan ada pula yang dihias dengan pernak pernik lainnya.

Tradisi yang cukup unik ini juga menjadi bentuk hiburan tersendiri bagi anak-anak, Dengan beralaskan kasur lipat dan berdinding kain, tidak jarang anak-anak pun cukup berani bila disuruh tidur seorang diri di tenda itu.

Baca Juga:  Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Langit Nganjuk

“Berani, enggak takut. Enak tidur sini, soalnya ramai-ramai. Gak takut kedinginnya juga, karena ada selimut,” kata Zalfa, bocah 10 tahun yang tinggal di Dusun Daleman saat ditemui, Rabu (16/8/2017).

Tidak jarang, warga memanfaatkan barang-barang yang tidak dipakai untuk dihias. Seperti jarik atau kain, kayu atau bambu, dan tidak jarang warga juga memanfaatkan limbah plastik yang disambung sedemikian rupa untuk dipakai atap dan alas tenda. Untuk pernak perniknya, warga memberikan sentuhan lampu warna warni, boneka, bunga-bunga hingga gorden.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SD di Mojokerto Keracunan Pecel dan Soto

“Rencannya, tenda-tenda berdiri sejak 16 sampai 20 Agustus besok. Ini sebagai bentuk mempererat warga dengan warga lainnya, sehingga terciptalah kerukunan dengan yang lainnya. Kami ingin, kebersamaan melalui tradisi ini akan terus terjaga sampai kapanpun,” kata Saiful Adhim, Ketua RT 6 RW 2.

Masih kata Saiful, dimungkinkan tradisi ini akan dipatenkan sebagai ikon masyarakat Dusun Daleman. Namun tentunya dengan syarat dan ketentuan yang diberlakukan di RT tersebut, yakni tidak merusak alam dan lingkungan sekitar.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR