FaktualNews.co

Bersenjata Pistol Mainan, Begal Bawa Kabur Mobil Taksi Online, 5 Orang Diringkus

Kriminal     Dibaca : 1070 kali Penulis:
Bersenjata Pistol Mainan, Begal Bawa Kabur Mobil Taksi Online, 5 Orang Diringkus
FaktualNews.co/Ekoyono/
Lima pelaku peampasan mobil taksi online dikeler.

SURABAYA, FaktualNews.co – Jajaran Polres Pelabuha Tanjung Perak Surabaya berhasil meringkus lima orang pelaku begal yang merampas mobil taksi online, Kamis (17/8/2017).

Kelima tersangka yakni, Ratmaji (34) warga Kalimas baru II Gg Lebar Surabaya, Choirul Wahid (44) warga Krembangan Jaya gang 7 Surabaya, Hartoyo (36) Krembangan Jaya Utara Gg II Surabaya, Randas Tanamal (27) Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. M Saiful (23) Krembangan Jaya Gg VIII Surabaya. Sementara dua orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran yakni, Hendra dan Gufron.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Arief Kristanto, mengatakan para pelaku ditangkap di Ponorogo dan di Krembangan Jaya Utara VII Surabaya.

Dari tangan para pelaku ini, Polisi mengamankan barang bukti berupa Celurit, Pisau, parang, dan pistol jenis revolver yang terakhir diketahui adalah korek api. “Namun untuk barang bukti mobil saat ini masih dalam penguasaan dua DPO yaitu Gufron dan Hendra,” sebut Arief kepada Faktualnews.co, Jumat (18/8/2017).

Lanjut Arief, Sebelumnya Henli, warga Babatan Pratama melaporkan telah kehilangan mobil Honda Mobilio warna hitam dengan nopol L 1875 GQ. Mobil tersebut milik anaknya yang kebetulan disewakan ke driver taksi online.

Menurut keterangan sopir taksi online, mobil tersebut dibegal orang dan dibawa kabur di daerah Perak pada Minggu (6/8/2017) malam.

Mendapat laporan itu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat melacak kasus ini. Dari penyidikan, pengemudi taksi online bernama Mustakim yang mobilnya dibegal di Jl. Kalimas Barat Surabaya ternyata sempat disekap dan dibawa ke Bangkalan oleh empat pelaku yang jadi penumpangnya.

“Para pelaku mengorder taksi online di Ramayana Mall Sidoarjo menuju Kalimas Barat Surabaya, dan melakukan penyekapan hingga merampasnya,” tambah Arief.

Sementara salah satu pelaku yakni Saiful mengaku jika aksi jika aksi itu adalah gagasan dari Hendri dan Gupron yang kabur. Dirinya hanya bertugas menyopiri mobil yang telah di rampasnya. “Saya dapat bagian uang RP. 1.100.000,” singkat Saiful.

Kelimanya kini mendekam dalam penjara di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman hingga 7 tahun.

Editor
Saiful Arief
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...