Peristiwa

Anak Korban Pembunuhan di Mojokerto Dengar Ibunya Minta Tolong

Pelaku Sering Keluarkan Ancaman

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Salah satu anak korban pembunuhan di Mojokerto, M Taufik Hidayat (23) mengaku mendengar ibunya meminta tolong sekira pukul 01.00 WIB.

“Saya dengar ibu minta tolong. Saya langsung ke luar menuju kamar ibu yang berada di depan,” kata dia, Senin (21/8/2017).

Betapa kagetnya Taufik ketika masuk ke kamar ibunya Komariah (44) dan Ahmad Wiyono (50) sudah tergeletak tak benyawa dan pelaku SM (55) mengancam akan membunuh adiknya juga bernama M Rizal (17).

“Peristiwa pembacokannya saya kurang tahu adik yang berada di kamar bersama ibu. Pas adik saya diancam akan dibunuh juga, saya langsung lari meminta pertolongan warga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Slamet Hariadi, menuturkan bahwa korban sering mendapat ancaman dari pelaku. “Iya, Ibu Komariah (korban) pernah cerita jika masih berhubungan dengan Wiyono maka akan dibunuh,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa berdarah terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (21/8/2017) dinihari. Dua orang ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka bacok di Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kedua korban, yakni Komariah (44), warga setempat serta Ahmad Wiyono (50), warga asal Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Keduanya, diketahui warga sebagai pasangan kekasih.

Dua orang ini diduga menjadi korban pembunuhan SM, 55, warga Sampang, Madura. Adapun SM, disebut-sebut sebagai suami sah Komariah, Namun, status keduanya tengah pisah ranjang.