FaktualNews.co

Jelang Persatu vs Persebaya, Dua Kios dan Warung Makan di Tuban Jadi Sasaran Penjarahan

Peristiwa     Dibaca : 863 kali Penulis:
Jelang Persatu vs Persebaya, Dua Kios dan Warung Makan di Tuban Jadi Sasaran Penjarahan
FaktualNews.co/Istimewa/
Polisi olah TKP, Kios pedagang yang menjadi korban penjarahan di Tuban.

TUBAN, FaktualNews.co – Perihal tak terpuji diduga dilakukan oleh oknum suporter menjelang Laga Persatu Tuban melawan Persebaya Surabaya, PT Liga 2 LIB, Senin (28/8/2017).

Dua kios dan satu warung makan yang Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang tak jauh dari stadion, Loka Jaya menjadi korban penjarahan. Diduga, pelaku penjarahaan merupakan suporter sepak bola.

Informasi yang diperoleh, dua kios yang menjadi korban penjarahan itu milik Sodi (63) dan Parman (60). Sedangkan pemilik warung makan yakni Sri Lestari (49). Menurut pengakuan mereka, aksi penjarahaan itu terjadi sekira pukul 02.00 WIB.

“Awalnya saya mendengar ribut-ribut, kemudian saya cek, ternyata ada banyak pemuda di kios saya dan mereka langsung lari,” terang Sodi, kepada awak media, Senin (28/8/2017).

Sodi pun lantas mengecek barang-barang di kiosnya. Ia pun kaget, saat barang dagangannya seperti rokok, minuman ringan yang ada di dalam warung ludes.

“Semuanya habis. Mereka langsung lari ke arah stadion. Mungkin ya kelompok yang mau lihat sepak bola. Kaosnya itu hitam dan ada yang seperti biru-biru,” imbuhnya.

Sementara itu, Sri Lestari mengaku kaget saat mengetahui warungnya dalam kondisi berantakan. Menurutnya, para pelaku penjarahaan ini masuk dengan cara merusak kunci warung.

“Saya tahunya pagi tadi, saat mau buka warung. Ternyata sudah rusak kuncinya, dan isi warung sudah acak-acakan. Barang-barang dagangan saya juga habis,” sambungnya.

Aparat kepolisian dari Polres Tuban pun langsung menuju lokasi usai mendengar adanya penjarahan itu. Hingga kini, petugas masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyelediki pelaku penjarahan itu.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...