ucapan idul fitri pemkab jombang
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Libur Idul Adha, Penumpang di Terminal Kertajaya Mojokerto Membludak

Peristiwa     Dibaca : 832 kali Jurnalis:
Libur Idul Adha, Penumpang di Terminal Kertajaya Mojokerto Membludak
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Angkutan umum bus di terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Menjelang libur Hari Raya Idul Adha 2017, penumpang bus yang hendak mudik terlihat membludak. Bahkan, sejumlah penumpang terlihat terlantar di dalam Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Jawa Timur sejak Kamis, 31 Agustus 2017 siang.

Penumpukan dan terlantarnya penumpang bus di Terminal Kertajaya juga terpantau hingga, Kamis, (31/8/2017) petang. Penumpang yang menumpuk ini menurut informasi yang dihimpun FaktualNews.co, merupakan penumpang yang hendak menuju Madiun, Solo, Nganjuk, Kediri.

Seperti halnya disampaikan Sri Hartini, (50) yang merupakan salah seorang penumpang bus asal Kabupaten Mojokerto yang hendak menuju ke Madiun. Ia mengaku sudah hampir dua jam ia menunggu bus dengan jurusan Madiun yang melintas di Terminal Kertajaya dengan tujuan ke Madiun.

“Saya sudah dua jam di sini, menunggu bus yang mau ke Madiun. Tapi selama ini saya menunggu, tidak ada bus ke Madium yang masuk terminal,” ungkapnya saat ditemui FaktualNews.co di Terminal Kertajaya.

Sementara itu, dikonfirmasi juga, Khairil, Kasatgas Terminal Kertajaya Kota Mojokerto mengatakan, penumpukan penumpang ini merupakan imbas dari bus bus yang melanggar izin trayek. Selain itu, juga ada bus yang memilih tidak melintas di Mojokerto lantaran sejumlah ruas jalan terdeteksi ada kemacetan.

“Sebagian memang ada yang tidak masuk ke Mojokerto. Kadang itu sopir-sopir bus ya memilih tidak masuk Terminal Kertajaya karena Jalan Nasional By Pass Mojokerto macet,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan penumpang di Terminal Kertajaya terlihat sejak Kamis, 31 Agustus 2017 sekira pukul 12.00 WIB. Peningkatan penumpang ini, diperkirakan mencapai 30 persen. “Sejak siang belum ada bus tambahan, karena selain menghindari macet, sejumlah perusahan bus juga ada yang kekurangan armada,” jelasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...