FaktualNews.co

Pemuda Pengangguran Asal Sumut Tipu dan Rampas Motor Milik PKL

Kriminal     Dibaca : 633 kali Jurnalis:
Pemuda Pengangguran Asal Sumut Tipu dan Rampas Motor Milik PKL
FaktualNews.co/Zaenal Abidin/
Pelaku saat dimintai keterangan di Polres Ngawi.

NGAWI, FaktualNews.co – Seorang pemuda pengangguran asal Kabupaten Banyuasin, Sumatera Utara yang mengaku bernama Riyan Maulana atau Budi (26) harus meringkuk di sel tahanan Polres Ngawi, Jawa Timur. Lantaran, pemuda yang sehari-harinya tidur di alun-alun Ngawi tersebut melakukan perampasan dan penipuan terhadap PKL.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka bermodus menjanjikan bahwa pedagang yang berjualan di jalan sekitar alun-alun itu dapat bantuan dari Dinas Koperasi Kabupaten Ngawi. Salah satu korbannya yakni, Siti Aminah .

Kepada Siti Aminah, pelaku mengatakan bahwa korban akan mendapat bantuan sebesar Rp 5 juta dari Dinas Koperasi hanya dengan menyerahkan foto copy KTP dan uang pelicin sebesar Rp 400 ribu.

Namun, karena korban tidak membawa uang maka korban mengajak tersangka balik ke rumahnya di Jl Sunan Kalijogo Desa Beran. Setelah memberikan uang yang diminta tersangka selanjutnya diantarkan oleh suami korban, Hariyodo (47).

“Niat jahat tersangka kembali muncul saat melihat korbannya mempunyai sepeda motor matic Honda Beat nopol AE 2472 KU dan berniat merampasnya,” kata Kanit Reskrim Polres Ngawi, Ipda Edi Sutikno, kepada FaktualNews.co, Senin (4/9/2017).

Ia melanjutkan, dengan berpura-pura bantuan yang dijanjikan sudah bisa di cairkan di kantor Dinas Koperasi dan berpesan untuk tidak mengajak suaminya. Akan tetapi korban merasa ada gelagat mencurigakan lalu menghubungi Kepala Dusun (Kasun) Joko (39).

Kemudian Kasun membuntuti pelaku yang saat itu dibonceng korban. Nah, sesampainya di perempatan Dungus, pelaku berusaha merampas motor korban. Mengetahui hal tersebut selanjutnya Joko meneriaki pelaku sebagi maling.

Sontak teriakan tersebut mengundang warga dan berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri. Tak butuh waktu lama tersangka berhasil dibekuk warga dan diserahkan ke kantor polisi.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkas Edi.

Editor
Saiful Arief
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...