FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pemkab Lamongan Tagih Komitmen Produsen Pupuk

Ekonomi     Dibaca : 648 kali Jurnalis:
Pemkab Lamongan Tagih Komitmen Produsen Pupuk
FaktualNews.co/Ahmad Faisol/
Bupati Lamongan, Fadeli (tengah) saat distribusi Kartu Tani di Pendopo Kecamatan Sugio, Kamis (7/9/2017).

LAMONGAN, FaktualNews.co – Bupati Lamongan, Fadeli, berharap program Kartu Tani dapat memberikan data yang komprehensif bagi pemerintah untuk memecahkan persoalan petani. Sehingga subsidi pupuk bisa tepat sasaran.

Namun, Fadeli juga menagih kepada produsen pupuk agar bisa menjaga ketersediaan produknya bagi petani. “Kartu Tani ini program yang luar biasa, sehingga subsidi pupuk bisa tepat sasaran, hanya bisa diterimakan petani. Namun ada yang lebih penting lagi, semoga nanti pupuk ini juga bisa tepat waktu dan harga,” kata dia, saat distribusi Kartu Tani di Pendopo Kecamatan Sugio, Kamis (7/9/2017).

Ia melanjutkan, saat petani butuh, pupuknya tidak tersedia. Karena dari kebutuhan pupuk sebesar 90 ribu ton, berdasarkan Rencana Definitif kebutuhan Kelompok (RDKK) yang didapat Lamongan 50 ribu ton saja.

Kondisi petani yang masih banyak berstatus petani gurem, memiliki lahan garakan kurang dari 0,5 hektare, harus bisa mendapat manfaat dari kehadiran Kartu Tani.

“Mereka ini yang harus kita pikirkan kesejahteraannya. Produksi memang harus kita kejar untuk ditingkatkan, namun di sisi off farm juga harus dipikirkan,” tambah Fadeli.

Pemkab Lamongan akan melakukan segala upaya, agar petani bisa menikmati harga yang layak ketika produksi tinggi. Selain itu harus dilakukan upaya memberi nilai tambah pada produksi pertanian, untuk meningkatkan harga jualnya, sehingga bisa memberi kesejahteraan bagi petani.

Diketahui, sebanyak 121.335 orang petani di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, akan mendapatkan Kartu Tani dari pemerintah pusat.

Hingga akhir Agustus 2017, data yang sudah diolah bersama lembaga perbankan ini mencapai 64.825 petani di 121 desa. Sementara sisanya sebanyak 56.150 data petani akan dituntaskan di akhir September.

Untuk mengakses fasilitas kartu ini, sudah ada 259 kios pengecer pupuk yang menjadi mitra. Kartu Tani ini selin untuk mengatur pemberian subdisi, juga nantinya untuk penyaluran kredit di bidang usaha pertanian serta sebagai database sektor pertanian.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...