FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kembangkan Selingkar Wilis, Enam Kepala Daerah Tunggal Rogo Mandiri Duduk Satu Meja

Birokrasi     Dibaca : 709 kali Jurnalis:
Kembangkan Selingkar Wilis, Enam Kepala Daerah Tunggal Rogo Mandiri Duduk Satu Meja
FaktualNews.co/Zaenal Abidin/
Enam Kepala Daerah yang tergabung dalam Tunggal Rogo Mandiri (Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun dan Kediri) menggelar rapat koordinasi di Pemkab Madiun.

MADIUN, FaktualNews.co – Guna memaksimalkan potensi wisata di Selingkar Wilis yang selama ini belum tergarap secara maksimal dan perlu mendapatkan perhatian bersama.

Enam Kepala Daerah yang tergabung dalam Tunggal Rogo Mandiri (Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun dan Kediri) berkumpul di ruang rapat Praja Mukti Pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, Selasa (12/9/2017).

Hal tersebut terkait dengan digelarnya rapat koordinasi guna memproyeksikan Selingkar Wilis sebagai proyek Pengembangan Wisata Nasional.

Diharapkan dengan menyamakan persepsi dari enam wilayah Tunggal Rogo Mandiri ini, kedepan kawasan Selingkar Wilis dapat diproyeksikan secara konkrit dan dapat menjadi sumberdaya alam yang dapat memberikan kemakmuran bersama di enam wilayah kabupaten disekitarnya.

“Untuk dapat mewujudkan impian ini, maka enam wilayah Tunggal Rogo Mandiri harus bisa melepaskan ego sektoral masing-masing selanjutnya saling bahu membahu menyukseskan cita-cita besar bersama ini,” kata Bupati Madiun, H. Muhtarom saat membuka rapat koordinasi.

Orang nomor satu di Kab Madiun berharap melalui rapat koordinasi ini akan dapat menghasilkan sesuatu hal yang riil, tidak lagi sekedar wacana. Bupati Madiun mencontohkan kalau ada perbaikan infrastruktur jalan saja, pastinya akan memberikan dampak luar biasa bagi pengembangan daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan, mengungkapkan bahwa pengembangan Selingkar Wilis ini bertujuan mewujudkan jejaring wisata pegunungan, pantai, panorama alam dan budaya yang bersinergi dengan pengembangan agrobisnis dan fisheries industri serta pengolahan bahan mineral untuk membangkitkan daya tumbuh kembang kawasan secara inklusif, berkelanjutan dan resilient. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi disparitas Barat dengan Timur.

“Nantinya konsep dukungan terpadu infrastruktur oleh Kementerian PUPR terbagi dalam konektifitas antar kota atau jalan Nasional dan konektifitas di ring dalam Selingkar Wilis yang bisa mendorong berkembangnya wisata alam dan agrowisata serta konektifitas wisata unggulan daerah lainnya,” jelasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...