FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bantuan Sembako Penyandang Disabilitas Selalu Molor, Begini Dalih Dinsos Jombang

Ekonomi     Dibaca : 734 kali Jurnalis:
Bantuan Sembako Penyandang Disabilitas Selalu Molor, Begini Dalih Dinsos Jombang
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Penyandang disabilitas. (Ilustrasi)

JOMBANG, FaktualNews.co – Bantuan sembako untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada triwulan pertama mengalami keterlambatan yang disebabkan lamanya proses lelang dan pendataan nama penerima.

Seharusnya bantuan sembako berupa 5 kg beras, 1 kg gula dan satu liter minyak goreng tersebut diterima penyandang disabilitas pada bulan Januari-Juni 2017 baru disalurkan pada bulan Agustus 2017 kemarin.

Kasi Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Bantuan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang, Ashari, saat dikonfirmasi FaktualNews.co pada Rabu (13/9/2017) tidak menampik masalah keterlambatan penyaluran bantuan sembako untuk 4.459 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Jombang.

“Iya, karena molornya lelang dan lamanya pendataan penerima bantuan. Bantuan yang seharusnya diterima selama enam bulan mulai Januari hingga Juni 2017 baru bisa kita salurkan di bulan Agustus,” jelas dia.

Ashari menambahkan, bantuan sembako untuk penyandang disabilitas ini diambil dari APBD Kabupaten Jombang tahun 2017 sekitar Rp 4,2 miliar per tahunnya.

“Data para penerima bantuan diambil dari data di lapangan, perangkat desa, Bappeda, dan Bagian Kesra,” ungkapnya.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, pihak Dinsos Kabupaten Jombang mendistribusikan ke setiap Kecamatan yang ada di Jombang. Seterusnya akan diambil oleh pihak desa sesuai dengan jumlah penerima yang terdaftar. “Mungkin proses pendistribusian bantuan kepada para penerima ini yang rawan untuk diselewengkan. Padahal, Dinsos hanya akan memberikan paket sembako tersebut pada nama-nama yang tertulis,” pungkas Ashari.

Selain itu sebenarnya bantuan untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Jombang merupakan bantuan rutin setiap bulan tetapi disalurkan 3 bulan sekali atau triwulan.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...