FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Begal Bersenjata Celurit di Nganjuk, Kebal Peluru dan Sajam

Kriminal   Dibaca : 23120 kali Jurnalis: Z Arivin
Begal Bersenjata Celurit di Nganjuk, Kebal Peluru dan Sajam
FaktualNews.co/Istimewa/
Petugas berhasil membekuk satu pelaku begal, seorang pelaku lainya berhasil kabur.

NGANJUK, FaktualNews.co – Begal bersenjata celurit yang sempat berduel dengan tim Resmob Satreskrim Polres Nganjuk, Jawa Timur, ternyata kebal bacok dan peluru.

Menurut salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, saat itu terjadi kejar-kejaran antara anggota polisi dengan dua pelaku begal di wilayah Baron, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Itu setelah, salah seorang warga yang nyaris menjadi korban begal, berteriak meminta tolong.

“Waktu kejar-kejaran itu sempat ditembak sama petugas, tapi tidak mempan. Sepertinya dia memiliki ilmu kebal,” ungkap salah seorang warga, Ujang (27) Rabu (13/9/2017).

Selain kebal peluru, ternyata pelaku begal ini juga kebal senjata tajam (sajam). Sebab, usai satu pelaku berhasil diringkus, petugas yang berhasil merebut sajam berupa celurit, sempat menyabetkan ke kaki pelaku.

“Tapi saat dibacok sama celurit mendal. Tidak terluka sama sekali. Serem pokoknya saat kejadian itu,” imbuh warga asal Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk ini.

Hal ini turut dibenarkan oleh KBO Satreskrim Polres Nganjuk, Iptu Pujo. Menurut informasi yang diterimanya, pelaku begal yang belakangan diketahui berinisial MT (36) warga Pasuruan, Jatim ini memang tak mempan ditembus peluru.

“Informasi yang saya dapat di lapangan memang seperti itu. Pelaku ini tidak mempan saat ditembak untuk dilumpuhkan oleh anggota kita,” sambungnya.

Akibat penggerebekan itu, salah satu anggota polisi mengalami luka di bagian lengannya. Anggota Polres Nganjuk berinisial Ib itu terluka sabetan celurit di bagian lengan kirinya dan harus mendapatkan perawatan medis.

“Memang, ada salah satu anggota kita yang terluka pada saat meringkus begal kemarin. Namun, yang bersangkutan sudah mendapatkan perawatan dan sekarang sudah membaik,” tandasnya.

Editor
Saiful Arief