FaktualNews.co

Memanas, Korut Ancam Tenggelamkan Jepang dan Bikin AS Jadi Debu

Internasional     Dibaca : 1272 kali Jurnalis:
Memanas, Korut Ancam Tenggelamkan Jepang dan Bikin AS Jadi Debu
FaktualNews.co/Istimewa/
Kendaraan militer yang mengangkut rudal milik Korut.

SURABAYA, FaktualNews.co – Tensi antara Jepang, Amerika Serikat dengan Korea Utara (Korut) kian memanas. Korut mengancam akan menenggelamkan Jepang menggunakan bom nuklir. Pyongyang juga mengancam akan membuat wilayah Amerika Serikat (AS) menjadi abu.

Hal itu disampaikan Pyongyang, Komite Perdamaian Asia Pasifik-Korea Pyongyang, sebuah komite yang menangani hubungan dan propaganda eksternal Korut. Lantaran dua negara itu mendukung resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB atas uji coba senjata nuklir yang dilakukan Korut pada 3 September lalu.

Komite ini juga menyerukan perpisahan dengan Dewan Keamanan PBB yang mereka sebut sebagai “alat kejahatan”. Sebab, Dewan Keamanan PBB diisi negara-negara yang disuap yang bergerak sesuai perintah dari AS.

“Keempat pulau di kepulauan harus tenggelam ke laut oleh bom nuklir Juche. Jepang tidak lagi perlu ada di dekat kita,” kata komite tersebut dikutip dari kantor berita negara Korut, KCNA, Kamis (14/9/2017).

“Mari kita mengurangi daratan AS menjadi abu dan kegelapan. Marilah kita melampiaskan dendam kita dengan mobilisasi semua sarana pembalasan yang telah dipersiapkan sampai sekarang,” lanjut ancaman Korut.

Dalam ancamannya, Pyongyang juga menghujat Korea Selatan dengan sebutan “pengkhianat dan anjing” AS. Sementara itu, Jepang mengkritik pernyataan kasar Korut.

“Pengumuman ini sangat provokatif dan mengerikan, ini adalah sesuatu yang secara nyata meningkatkan ketegangan regional dan sama sekali tidak dapat diterima,” kata Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis, seperti dikutip Reuters.

Seperti diketahui, Dewan Keamanan dengan 15 anggota mendukung resolusi sanksi yang diusulkan AS terhadap Korut. Sanksi yang dijatuhkan kali ini melarang Pyongyang mengekspor tekstil dan impor minyak negara itu dibatasi. Rusia dan China, yang selama ini kerap mendukung Korut, justru mendukung sanksi Dewan Keamanan PBB.

Editor
Z Arivin
Sumber
KNCA, Reuters
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...