FaktualNews.co

Jumpa Ketua MPR, Bupati Busyro ‘Ngadu’ Keterbatasan Tenaga Pendidik

Birokrasi     Dibaca : 949 kali Penulis:
Jumpa Ketua MPR, Bupati Busyro ‘Ngadu’ Keterbatasan Tenaga Pendidik
FaktualNews.co/Supanjie/
Bupati Sumenep A Busyro Karim.

SUMENEP, FaktualNews.co – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Busyro Karim ‘Ngadu’ tentang kurangnya tenaga pendidik yang berstatus ASN kepada Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Senin, (18/9/2017) dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Graha Adi Poday Sumenep.

“Walaupun semua tenaga honorer diangkat jadi ASN, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di Sumenep,” ujar Busyro dalam sambutannya.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Menurut politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa ini, saat ini Sumenep masih kekurangan tenaga pendidik sekitar 1.400 yang berstatus ASN.

“Sementara kita tahu, jumlah honorer saat ini hanya sekitar 1.300 orang,” bebernya.

Diketahui, keberadaan tenaga honorer itu menyebar di 27 Kecamatan, baik daerah kepulauan maupun kecamatan daratan. “Sumenep sangat luas, mempunyai 126 pulau, diantaranya 48 pulau berpenghuni,” tutur Busyro.

Terpisah, Ketua Forum Guru Honorer K2 Sumenep, Abd Rahman mengatakan, kesenjangan dan kesejahteraan guru honorer harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah.

“Tugas kami sama dengan ASN, bahkan bisa-bisa melebihi dalam mengajar karena 24 jam, sementara honor kami hanya Rp 350 ribu perbulan, kita punya anak istri, terus kita mau makan apa dengan gaji segitu,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mendorong adanya regulasi baru, sehingga kesejahtetaan para guru honorer di bumi Sumekar diperhatikan. “Kita ingin gaji kami UMK, makanya kita dorong agar Pemda membuat regulasi itu,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...