FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kredit Fiktif Oknum RS Swasta di Jombang Diproses di Kantor Unit Pasar Legi

Hukum     Dibaca : 1377 kali Penulis:
Kredit Fiktif Oknum RS Swasta di Jombang Diproses di Kantor Unit Pasar Legi
FaktualNews.co/Ilustrasi/Istimewa/

JOMBANG, FaktualNews.co – Perkara kredit fiktif yang diduga menyeret oknum dari salah satu rumah sakit swasta di Jombang Jawa Timur, tengah ditangani oleh penyidik dari Polres Jombang.

Berdasarkan hasil penelusuran, kredit fiktif tersebut diproses di salah satu Bank milik pemerintah Unit Pasar Legi, Jombang. Hal ini diketahui setelah salah satu pegawai bank diwawancarai khusus oleh FaktualNews.co, Selasa (19/09/2017).

Menurut pria yang enggan disebutkan namanya ini, permasalahan kredit fiktif sudah ditangani oleh kuasa hukum yang dipersiapkan oleh Kantor Cabang Jombang.

Tetapi, saat ditanya terkait jumlah dana dan nama pelaku kredit, pegawai tersebut enggan membeberkan. “Sudah diurus sama Cabang mas, itu bukan wewenang saya,” jelasnya.

Selanjutnya, sang pegawai menyarankan kepada FaktualNews.co menunggu pimpinan agar lebih jelas. Saat dikonfirmasi, pimpinannya saat itu sedang melakukan survey ke Ploso, Megaluh dan Jombang.

Sementara itu, pimpinan Rumah Sakit Swasta di Jombang yang beberapa oknumnya diduga terlibat dalam perkara kredit fiktif hingga berita ini diterbitkan masih bisa belum ditemui. Pada Selasa, 19 September 2017 siang, FaktualNews.co bermaksud melakukan verifikasi dan mendatangi rumah sakit tersebut.

Awalnya, berdasarkan petunjuk beberapa petugas, ruang pimpinan atau Direktur rumah sakit berada di sebelah selatan. Namun, saat didatangi kantor Direktur tutup. Salah satu perawat malah menyarankan kebagian umum di gedung utara.

Namun, saat sampai di gedung bagian utara, petugas yang ada diruangan mengatakan kalau pimpinannya pergi ke Surabaya. Sejurus kemudian, jurnalis FaktualNews.co memotret bagian luar ruangan bagian umum. Namun, tindakan itu tidak diizinkan.

Salah satu pegawai perempuan rumah sakit memerintahkan memanggil satpam untuk menghapus foto. Salah satu satpam datang dan meminta foto tersebut dihapus. “Mohon maaf mas, tolong foto tentang rumah sakit dihapus. Maaf, saya hanya menjalankan perintah atasan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resort Jombang tengah melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan kredit fiktif yang melibatkan salah satu rumah sakit swasta terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kepolisian tidak hanya memeriksa tujuh orang saksi dan pemilik rumah sakit swasta ternama di Kota Santri ini. Namun, korps berseragam cokelat juga sudah meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan.

“Dari hasil penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, ada dua orang yang mengarah kesitu (tersangka kredit fiktif, red),” kata Kasat Reskrim AKP Wahyu Norman Hidayat, saat ditemui, Jumat, 16 September 2017 lalu.

Dua nama tersebut, diduga kuat melakukan kredit fiktif. Sayangnya, Norman sendiri belum bersedia mengungkap siapa identitas dua oknum yang tak lama lagi menyandang status sebagai tersangka itu.

Kredit fiktif yang diduga juga melibatkan petinggi rumahsakit swasta ini, sudah berjalan cukup lama. Oleh karenanya, pihak kepolisian berusaha menyelesaikan secepatnya dan menetapkan tersangka dalam waktu dekat ini.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i