FaktualNews.co

Masak Air untuk Seduh Kopi, Rumah Nenek Renta di Jombang Malah Hangus Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 751 kali Jurnalis:
Masak Air untuk Seduh Kopi, Rumah Nenek Renta di Jombang Malah Hangus Terbakar
FaktualNews.co/Syarief Abdurrahman/
Ilustrasi

JOMBANG, FaktualNews.co – Rumah seorang janda tua di Jombang, Jawa Timur, ludes dilahap si jago merah, Senin (18/09/2017). Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Rumah tersebut merupakan milik Bunah alias Mbah Bunah (73) warga Dusun Ngemplak, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Menurut Kapolsek Mojowarno, AKP Wilono, kebakaran terjadi pada pukul 13.00. Api diduga berasal dari dapur korban yang saat itu sedang memasak air. Air tersebut rencanakan akan digunakan untuk menyeduh kopi.

Wilono, dalam penjelasannya menuturkan saat itu korban memasak air di dapur dengan menggunakan kayu bakar. Tetapi kemudian ditinggal pergi duduk-duduk di depan rumah anaknya. Sekitar 15 menit kemudian korban kembali ke rumahnya dan melihat api sudah membesar.

“Korban tahunya api sudah membesar lalu berteriak minta tolong dan didengar oleh anaknya. Kemudian banyak warga yang datang menolong,” jelasnya kepada FaktualNews.co

Masyarakat langsung membantu memadamkan api dengan menggunakan diesel dan pompa air. Tak berselang lama kemudian api dapat dipadamkan. Tetapi, akibat kebakaran tersebut rumah korban yang terbuat dari bambu berukuran 5×6 meter ludes terbakar beserta isinya.

Berdasarkan hasil olah TKP, Wilono mencatat beberapa barang yang hangus seperti lemari baju, sebuah meja kursi. Tak berhenti disana, api juga menghanguskan dua buah kasur, dua buah dipan bambu serta dua salon aktif. Selain itu, beberapa baju dan peralatan dapur tak luput dari amukan api.

“Korban tinggal sendirian dirumah, anak-anaknya tinggal disebelah rumah korban,” ungkapnya.

Kebakaran tersebut juga sempat merembet ke dapur dan kamar rumah milik anak korban bernamaSupriyadi (50). Lanjut Wilono, saat ini korban tinggal bersama anaknya untuk beberapa saat.

Pasca kebakaran situasi aman terkendali dan Mbah Bunah selaku korban akhirnya mau tinggal bersama anaknya. Berulangkali anaknya meminta agar korban tinggal bersama tetapi selalu ditolak. Kejadian kebakaran tersebut sudah yang kedua kalinya.

“Beberapa waktu yang lalu korban juga pernah mengalami kebakaran pakaian dan kain di rumahnya. Tetapi dapat dipadamkan sendirian oleh korba,” pungkas Wilono.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...