FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

“Pengemudi Ojek Online” Surabaya Tembak Mati Pelaku Curanmor

Kriminal     Dibaca : 2065 kali Penulis:
“Pengemudi Ojek Online” Surabaya Tembak Mati Pelaku Curanmor
FaktualNews.co/Ekoyono/
Petugas yang menembak pelaku dengan menyamar sebagai ojek online.

SURABAYA, FaktualNews.co – Dalam membekuk bandit yang membuat resah warga Surabaya, Jawa Timur, petugas melakukan penyamaran dengan menjadi pengemudi ojek online.

Terbaru, penyamaran beberapa anggota yang memakai jaket layaknya pengemudi ojek online itu tak sia-sia, satu DPO curanmor dibeberapa tempat dan ditembak mati oleh Tim Anti Bandit Polsek Genteng Surabaya di Jalan Pemuda Surabaya pada Selasa(19/9/2017) pukul 12.40 WIB.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama M. Umar, warga Madura dan tinggal di Jalan Tenggumung Surabaya ini beraksi di Jalan Pemuda Surabaya.

“Petugas kami sudah lebih dari dua minggu memantau semua aksi yang dilakukan pelaku ini dengan melakukan penyamaran sebagai ojek online,” jelas Kanit Reskrim Polsek Genteng Surabaya, AKP Agung Pribadi, kepada Faktualnews.co, Selasa (19/9/2017).

Lanjut Agung, dalam dua minggu tersebut, petugas yang menyamar mengikuti setiap gerak-gerik pelaku, mulai dari tempat tinggal, tempat nongkrong.

Lalu petugas mencoba memancing pelaku yang spesial pencuri roda dua ini dengan memberi umpan sebuah sepeda motor Honda Scoopy dengan di parkir di ruas Jalan Pemuda.

“Benar saja, beberapa saat kemudian pelaku ini mendekati motor itu dan berusaha melarikannya setelah merusak kunci kontak dengan kunci model T,” tambah Agung.

Begitu buruannya datang dan mencoba melarikan motor curian itu, petugas melakukan pengejaran dengan memberikan tembakan peringatan. Namun bukannya menyerah, malah dia mencoba melawan petugas dengan menghunus pisau penghabisan sepanjang 40 cm.

Tak ingin nyawa petugas terancam, lalu pelaku ini ditembak hingga menghembuskan nyawa terakhirnya saat menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Peluru petugas menembus residivis curanmor yang baru saja keluar penjara pada Mei 2017 ini mengenai dada dan kaki pelaku.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul