FaktualNews.co

Bupati Jombang Girang, Harga Emas Hijau Basah Capai Rp 6.000 Perkg

Advertorial     Dibaca : 1461 kali Penulis:
Bupati Jombang Girang, Harga Emas Hijau Basah Capai Rp 6.000 Perkg
FaktualNews.co/Ahmad Syamsul Arifin/
Bupati Nyono Suharli Wihandoko bersama jajaran Forkopimda saat panen tembakau bersama petani.

JOMBANG, FaktualNews.co – Para petani tembakau di Jombang, Jawa Timur saat ini bisa tersenyum lebar. Lantaran musim panen tembakau di Kota Santri mengalami peningkatan yang cukup drastis, baik secara kuantitas ataupun kualitas.

Hal ini diketahui saat Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menghadiri kegiatan ‘Penen Tembakau Tahun 2017 Bersama Bupati Jombang’ di Dusun Patran, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Rabu (27/9/2017).

“Pada tahun 2016 memang mengalami kerugian, tapi untuk tahun 2017 ini kurang lebih luasanya 5.130 hektar, perhektarnya itu bisa sampai 9 hingga 11 ton tembakau,” katanya kepada awak media.

Tak hanya itu, hasil panen emas hijau para petani ini juga sudah dikirim ke sejumlah perusahaan rokok ternama di Indonesia. Ini sebab kualitas tembakau di Jombang tahun ini cukup bagus. Seperti Sampoerna, Djarum dan beberapa perusahaan rokok yang lain.

“Tembakaunya ada yang ke Sampoerna, ada yang ke Djarum, dan beberapa perusahaan rokok yang tersebar di Indonesia,” imbuh Nyono sapaan akrab Bupati Jombang.

Nyono menambahkan, selain keuntungan finansial akan dirasakan oleh petani itu sendiri, hasil panen ini juga dapat membantu pemerintah. Baik pemerintah pusat ataupun daerah Jombang.

“Alhamdulillah di Jombang, perhitungannya, cukainya saja bisa membantu pemerintah khususnya tembakau ini sebesar 2,6 triliun. Kegunaannya pusat, tapi otomatis kita juga dapat bagi hasil,” tuturnya.

Sementara itu, Hadi Purwanto, Kepala Dinas Pertanian Jombang yang juga hadir pada kesempatan ini merinci perkembangan tembakau dari tahun 2016 hingga 2017 ini.

“Tahun 2017 ini sedang mengalami kenaikan, mulai luas tanam, produksi, maupun harga tembakau. Pada tahun 2016 luas tanam tembakau sekitar 3.656 hektar, dan untuk 2017 ini berkembang mencapai 5.130 hektar,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk harga daun tembakau basah di tahun 2016 lalu berkisar Rp 1.500 sampai pada Rp. 2.500 perkilogram. Namun di tahun 2017 harga daun tembakau basah antara Rp 3.000 hingga Rp 6.000.

“Ini merupakan upaya petani yang didorong oleh pemerintahan kabupaten Jombang,” kata dia.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin