FaktualNews.co

Sedekah Desa, Bupati Jombang: Tradisi Nenek Moyang yang Wajib Dilestarikan

Advertorial     Dibaca : 1654 kali Penulis:
Sedekah Desa, Bupati Jombang: Tradisi Nenek Moyang yang Wajib Dilestarikan
FaktualNews.co/Ahmad Syamsul Arifin/
Bupati Nyono saat menghadiri Sedekah Desa Manunggal, Ngusikan.

JOMBANG, FaktualNews.co – Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko mendorong agar warga Kota Santri, bisa melestarikan tradisi sedekah desa yang notabene merupakan warisan nenek moyang.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Jombang ini mengungkapkan, islam telah menganjurkan umatnya untuk saling membantu. Hal ini bisa diwujudkan dengan melestarikan budaya sedekah tersebut.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Islam mengajarkan, dengan bersedekah, maka kita akan dijauhkan dari balak, bencana, musibah maupun malapetaka,” katanya saat menghadiri kegiatan sedekah di Desa Manunggal Kecamatan Ngusikan, Jumat (29/9/2017).

Untuk itu, kata Nyono, guna mewujudkan kota Jombang tentram dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat perlu meningkatkan doa kepada Allah SWT juga melestarikan sedekah desa itu. “Maka sedekah desa perlu dilestarikan,” lanjut Nyono.

Lain dari itu, bupati Jombang menyampaikan, warga tak perlu khawatir rezekinya akan berkurang sebab takaran rezeki, paparnya sudah ada ketentuan tersendiri.

“Semoga warga Desa Manunggal semakin diluaskan rezekinya. Desa Manunggal semakain gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kartoraharjo,” ujar Bupati Nyono.

Sementara itu, Kepala Desa Manunggal Umar Said mengatakan, kegiatan sedekah desa ini merupakan acara rutin di desanya. Kegitan biasa digelar setiap tahun di bulan Muharram.

“Acara ini adalah agenda rutin yang sudah digelar sejak dulu setiap bulan suro atau Muharram. Ini adalah bentuk rasa syukur kami atas nikmat dari Allah selama setahun kemarin,” ungkapanya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...