BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Beraksi di Ngoro Jombang, Maling Asal Mojokerto Babak Belur

Kriminal   Dibaca : 1452 kali Jurnalis:
Beraksi di Ngoro Jombang, Maling Asal Mojokerto Babak Belur
FaktualNews.co/Syarif Abdurrahman/
Pelaku pencurian ditahan di Mapolsek Ngoro Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Seorang pencuri asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, babak belur dihajar massa akibat ketahuan melakukan aksi pencurian di Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Rabu (4/10/2017) dinihari.

Pelaku bernama Hartono (39), warga Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Dia ditangkap saat mencuri di rumah keluarga bernama Suprih (53) dan Emy Mulyani (51).

Kapolsek Ngoro, AKP Achmad Chairuddin, membenarkan telah terjadi pencurian di wilayahnya. Bahkan, pihaknya sempat membawa pelaku ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk mendapat perawatan.

Baca Juga:  Terekam Video, Lansia Dibogem Polisi Saat Demo Tuntut Kartu KIS

“Kita temukan pelaku dalam kondisi penuh luka lalu langsung kita bawa ke rumah sakit,” ungkapnya Rabu pagi.

Pelaku, ujar AKP Chairuddin, saat ini berada di sel tahanan Mapolsek Ngoro guna penyidikan lebih lanjut. Selain itu, polisi juga masih memanggil pihak keluarga dan korban. “Masih penyidikan oleh unit reskrim,” tambahnya.

Baca Juga:  Tunggu Tewan Wanitanya, Pengedar Pil Koplo 'Digaruk' Polisi

Sementara itu, Kepala Dusun Dayangan, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Jombang, Agus Salim menyebutkan, pelaku masuk dari genteng dapur dengan memakai bantuan tampar (tali). Saat tertangkap, pelaku kedapatan mencuri dompet, handphone beserta carger.

Agus menambahkan, pelaku diketahui memasuki rumah korban sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu, semua penghuni rumah tertidur lelap. “Dua minggu yang lalu pernah kehilangan juga mas, jadi dilakukan pancingan lagi,” bebernya.

Baca Juga:  Gempar, Warga Jombang Temukan Tengkorak Manusia di Tengah Hutan

Korban, lanjut Agus, terbangun kaget karena mendengar ada suara orang yang masuk rumahnya. Padahal, seisi rumah tidur semua. Setelah menelusuri ternyata ada maling masuk.

Istri korban langsung teriak maling-maling, dalam sekejap semua warga datang ke rumah korban dan mencari pelaku. Pelaku sempat dihakimi massa sebelum diamankan oleh perangkat desa.

“Ada 45 jahitan dibagian kepala korban, akibat pukulan dari warga,” pungkas Agus.

KOMENTAR