BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Jokowi Berharap Dana Desa Berputar di Desa Masing-Masing

Nasional   Dibaca : 225 kali Jurnalis:
Jokowi Berharap Dana Desa Berputar di Desa Masing-Masing
FaktualNews.co/Istimewa/
Presiden RI Joko Widodo. Foto Istimewa

BANTEN, FaktualNews.co – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), meminta para Kepala Desa tidak bermain-main dalam pengelolaan Dana Desa (DD). Jokowi juga berharap para Kades bisa menggunakan Dana Desa dengan sebaik-baiknya.

Hal itu dinyatakan Presiden, saat bersilaturahmi dengan Kepala Desa se-Banten pada Rabu, 4 Oktober 2017, di Kampung Baru Pakojan, Embung Ranca Anis, Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

“Hati-hati kepala desanya ditangkap, saya tidak takut-takuti karena selewengkan dana desa. Saya titip hati-hati menggunakan dana ini,” kata Jokowi.

Baca Juga:  Kenakan Jin dan Sneakers Nike, Jokowi Anak Muda Banget

Dalam pengelolaan DD, Jokowi juga meminta agar dana tersebut dimanfaatkan betul untuk kemaslahatan desa. Untuk menggerakkan perekonomian Desa, Dana Desa diharapkan pula bisa berputar di Desa masing-masing.

“Usahakan agar dana itu berputar saja di desa, paling besar berputar di kecamatan atau paling terpaksa lagi berputar di kabupaten. Tidak boleh tertarik lagi ke kota, ke pusat, ke Jakarta. Uang ini kalau berputar terus dan setiap tahun kita tambah, pasti menyejahterakan insyaallah,” ungkapnya.

Baca Juga:  FITRA Jatim: Indonesia Darurat Korupsi Dana Desa

Dikutip dari rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, pembangunan desa dan daerah di seluruh pelosok Tanah Air menjadi salah satu fokus pemerintahan. Dalam tiga tahun ini, anggaran sebesar Rp127 triliun telah dikeluarkan guna mewujudkan program tersebut.

Baca Juga:  Ini Penyebab, 4 Desa di Sumenep Belum Bisa Serap DD dan ADD Tahap Pertama 2017

Tahun 2015 anggaran untuk dana desa adalah Rp20 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp46,9 triliun pada tahun 2016 dan tahun 2017 menjadi Rp60 triliun.

Dalam pelaksanaannya, setiap desa mendapatkan dana Rp300 juta pada tahun pertama, Rp600 juta pada tahun kedua, dan Rp800 juta pada tahun ketiga. Diharapkan dana tersebut mampu menggerakkan roda perekonomian di desa-desa.

Editor
Sumber
Humas Kemensetneg
KOMENTAR