BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Curi Gabah di Gresik, Pria Asal Lamongan Dihadiahi Bogem Mentah

Kriminal   Dibaca : 317 kali Jurnalis:
Curi Gabah di Gresik, Pria Asal Lamongan Dihadiahi Bogem Mentah
FaktualNews.co/Azharil Farich/
Pelaku pencurian gabah bersama barang bukti yang diamankan Polisi.

GRESIK, FaktualNews.co – Sono Anshori, warga Desa Rating Nggumeng, RT2 RW2, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, akhirnya diamankan polisi karena ulahnya mencuri gabah, Senin (9/10).

Pria berusia 60 tahun ini ditangkap setelah kepergok mencuri 1 karung gabah di area persawahan Desa Mojopuro Wetan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Lantaran kesal dengan ulah pelaku, beberapa warga pun terpaksa menghadiahi bogem mentah.

Pelaku bahkan sempat diinjak kakinya dan ditendang oleh penjaga sawah bernama Ayik. Begitu mengakui perbuatannya, pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Pabrik Sabun Ilegal di Gresik Digerebek Polisi, Ratusan Liter Cairan Kimia Tak Berijin Disita

Kapolsek Bungah, AKP Ahmad Said, ketika dikonfirmasi mengatakan, pelaku tertangkap saat hendak mengangkut 1 karung gabah curian ke atas motor Suzuki Smash nopol W 2901 LE miliknya. Pelaku mencuri gabah di pematang sawah milik Fathoni (47), warga Desa Tajung Widoro, Kecamatan Bungah, Gresik.

Baca Juga:  Bobol Toko Tetangganya, Pelajar Asal Sidayu Gresik Tidak Ditahan

“Memang aksi pelaku baru ketahuan sekali ini. Tapi diduga pelaku sudah sering mencuri di wilayah sini. Karena dari laporan beberapa warga mereka sering kecolongan 2 sampai 3 sak gabah,” ujar Said saat dihubungi via telepon selulernya.

Said pun menjelaskan, sebelumnya pelaku sudah mengincar area persawahan yang hendak dipanen. Begitu gabah dikemas ke dalam karung, pelaku lalu menyembunyikan ke tepi pematang sawah dengan ditutup barang bekas. “Pelaku ini cukup nekat karena beraksi di siang bolong,” paparnya.

Baca Juga:  Di Halaman Masjid Agung Gresik, Ribuan Botol Miras dan Pil Koplo Dimusnahkan

Kini pelaku telah ditahan dan akan dijerat pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. “Setelah kita periksa dan menyita barang buktinya, pelaku akhirnya kita tahan,” beber AKP Ahmad Said.

KOMENTAR