BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

MotoGP Catalunya Terancam Ditiadakan

MotoGP   Dibaca : 205 kali Jurnalis:
MotoGP Catalunya Terancam Ditiadakan
FaktualNews.co/Istimewa/
Valentino Rossi saat bertarung dengan Andrea Dovizioso dan Marc Marquez di Sirkuit Aragon, Spanyol.

FaktualNews.co – MotoGP Catalunya terancam tak lagi dihelat, jika resmi merdeka dan berpisah dari Spanyol. Hal itu diungkapkan CEO Dorna, Carmelo Ezpelata.

Nantinya, segala bentuk kerja sama dan perizinan untuk melangsungkan balapan MotoGP tak lagi dengan pemerintah Spanyol, melainkan dengan pemerintah setempat.

“Catalunya adalah balapan yang berada di tempat teritorial Spanyol. Jika tak ada masalah, maka balapan itu akan menjadi tontonan semua orang. Namun, Anda tetap harus melihat keadaan dan mendiskusikan masalah itu,” kata Ezpelata seperti dikutip Marca, Selasa (10/10/2017).

Baca Juga:  Hasil Kualifikasi MotoGP Jerez 2017: Pedrosa Raih Pole Position

Diketahui, Catalunya baru saja melakukan referendum untuk memisahkan diri dari Spanyol pada 1 Oktober 2017. Hasilnya, 90 persen masyarakat Catalunya setuju untuk memisahkan diri dari Spanyol. Akan tetapi, Pemerintah Spanyol menolak mengakui hasil referendum tersebut karena menilai hal itu ilegal.

Baca Juga:  Vinales Kembali Rajai FP2 MotoGP Argentina

Sirkuit Catalunya pertama kali menggelar balapan kelas premier pada 1996. Sejak saat itu sampai sekarang, sirkuit dengan panjang lintasan 4,6 km itu rutin menggelar balapan MotoGP.

Ezpelata mengakui pihaknya akan dengan senang jika Sirkuit Catalunya tetap menggelar balapan MotoGP ke depannya. Namun, Dorna siap berdiskusi soal masa depan balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya.

Baca Juga:  Ada Pebalap Indonesia di Moto2 Sepang

“Dorna punya kontrak dengan Sirkuit Catalunya dan nantinya itu (kelanjutan balapan jika Catalunya merdeka) akan bergantung dari pemerintah setempat. Jika MotoGP Catalunya tetap berlangsung sebagaimana biasanya, Dorna akan sangat senang. Akan tetapi, jika kondisinya sekarang berbeda, maka kami harus membicarakan hal itu lagi,” ucap pria asal Spanyol tersebut.

Editor
Sumber
Marca
KOMENTAR