BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Pelayanan Terus Disoal, LInK Desak Copot Petinggi RSUD Jombang

Peristiwa   Dibaca : 662 kali Jurnalis:
Pelayanan Terus Disoal, LInK Desak Copot Petinggi RSUD Jombang
FaktualNews.co/Istimewa/
Direktur LInK, Aan Anshori

JOMBANG, FaktualNews.co – Banyaknya keluhan terkait pelayanan di RSUD Jombang, Jawa Timur, terus mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satunya dari Aan Ashori, Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK). Kepada FaktualNews.co, Aan menuturkan, banyaknya keluhan yang disampaikan warga terkait pelayanan di RSUD Jombang ini, tentunya menjadi tamparan keras bagi Pemkab Jombang.

“Buruknya layanan di RSUD Jombang, sudah menjadi rahasia umum. Ini tentunya menjadi rapor buruk bagi pemerintahaan Nyono Suharli dan Mundjidah Wahab. Semestinya, kondisi ini tidak terjadi,” kata Aan saat dihubungi FaktualNews.co, Kamis (12/10/2017).

Baca Juga:  Pasien Pemegang KIS yang Keluhkan Lambannya Pelayan di RSUD Jombang Akhirnya Mendapat Penanganan

Aktivis angkatan tahun 2000 ini menjelaskan, mestinya RSUD Jombang yang notabene rumahsakit dibawah naungan Pemkab Jombang ini justru memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Santri. Sebab, seluruh pembiayaan bersumber dari anggaran negara.

“Utamanya dari warga Jombang. Meskipun ada dana dari pusat juga, tapi mayoritas dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Sehingga wajib hukumnya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, teguran yang bersifat administratif yang diberikan Pemkab Jombang terhadap buruknya pelayanan di RSUD Jombang, dirasa terlalu ringan. Ia menilai hal itu tak sebanding dengan dampak yang diterima pasien.

Baca Juga:  Bupati Jombang Bebaskan Biaya Perawatan untuk Korban Kecelakaan Kereta Kelinci

“Apalagi sudah banyak sekali yang mengeluhkan, semestinya sanksi tegas diberikan Bupati kepada penanggungjawab RSUD Jombang,” terangnya.

Tak hanya itu, Aan juga mendesak agar DPRD Jombang membentuk tim khusus guna menelusuri kasus ini. Sebab, tidak sedikit pasien yang mayoritas pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau pasien dengan ekonomi tidak mampu ini mengaku mendapat pelayanan buruk.

Baca Juga:  Jenazah Pasien Asal Ploso Diusir Pegawai RSUD Jombang

“Apalagi DPRD mengaku juga sudah ‘dibohongi’. Saya sendiri sangat kecewa jika menejemen tidak mau mengakuinya. Semakin disangkal, semakin tidak simpatik mereka. Mestinya, DPRD harus segera membentuk tim guna melakukan ivestigasi terkait masalah ini,” jelasnya.

Ia beranggapan, sudah saatnya, kinerja RSUD diaudit secara independen. Selain itu, tidak akan sulit untuk menemukan siapa-siapa pasien yang merasakan buruknya pelayanan di RSUD Jombang. Para anggota Dewan ini hanya butuh sedikit bekerja dan turun ke lapangan.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR