BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Beralasan Susah BAB, Dua Pria Ini Konsumsi Sabu

Kriminal   Dibaca : 219 kali Jurnalis:
Beralasan Susah BAB, Dua Pria Ini Konsumsi Sabu
FaktualNews.co/Eko Yono/
Dua pemuda yang tertangkap hisap sabu

SURABAYA, FaktualNews.co – Ada-ada saja yang dilakukan Iwan (37) dan Elisa (45). Dua pria asal Jalan Pasar Kembang dan Jalan Setro Surabaya ini mengonsumsi sabu gara-gara sulit buang air besar (BAB).

Akibat cara nyleneh tersebut, keduanya harus masuk sel penjara Polsek Simokerto Surabaya. Keduanya, terpaksa menggunakan narkoba jenis sabu setelah diberi tahu temannya jika hisap sabu dapat lancarkan BAB.

“Saya punya kebiasaan sulit BAB, kemudian oleh teman diberi saran pakai sabu. Katanya setelah pakai, BAB bisa lancar,” jelas Iwan, salah satu tersangka di Mapolsek Simokerto Surabaya, Selasa (17/10/2017).

Baca Juga:  Hisap Sabu Untuk Inspirasi Melukis Tatto, Pria Ini Harus Mendekam di Penjara

Iwan mengaku, dirinya dan Elisa biasa mendapatkan sabu dari Jalan Kunti Surabaya. Transaksi untuk mendapatkan barang haram itu dilakukan dengan komunikasi melalui handphone (HP). Setelah janjian dulu dan nanti tinggal ambil di Jalan Kunti.

Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih menuturkan, kedua pelaku diringkus di pertigaan Jalan Kapas Krampung Surabaya setelah dibuntuti anggota Unit Reskrim usai mengambil sabu-sabu.

Baca Juga:  Simpan Sabu-sabu, Pria Asal Bojonegoro Diringkus Polisi

Selanjutnya, Polisi melakukan pengeledahan ke kedua pelaku. Hasilnya, petugas menemukan sabu yang dibungkus plastik di saku sebelah kiri salah satu pelaku.

“Petugas menemukan barang bukti sabu seberat 0,3 gram di saku salah satu pelaku,” sebut Masdawati.

Baca Juga:  Gaji Tak Kunjung Naik, Baby Sitter Ini Nekat Selipkan Dompet Majikan Dibalik CD

Terbukti bersalah, Polisi menggelandang dua pelaku ini ke Mapolsek Simokerto guna penyidikan lebih dalam. Adapun barang bukti berupa sabu dan dua plastik klip ikut diamankan.

Atas tindakan yang dilakukan tersebut, dua pelaku bakal dijerat Pasal 112 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan  hukuman maksimal 20 tahun penjara.

KOMENTAR